MERANTI, AmiraRiau.com - Penegasan batas wilayah antara Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Siak menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan kedua pemerintah daerah, Jumat (2/10/2026).
Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin mengunjungi Pemerintah Kabupaten Siak dan bertemu Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta jajaran di Siak Sri Indrapura.
Pertemuan tersebut membahas langkah tindak lanjut penegasan batas wilayah dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi dan penyamaan persepsi agar pembahasannya berjalan konstruktif.
Muzamil mengatakan kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat hubungan antarpemerintah daerah dalam membahas kepentingan bersama.⠀
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak atas sambutan dan penerimaan yang sangat baik. Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sekaligus membahas berbagai kepentingan bersama kedua daerah,” ujar Muzamil.⠀
Menurutnya, kedekatan historis antara Meranti dan Siak perlu terus dirawat. Komunikasi yang baik dinilai penting untuk membangun kesamaan pemahaman dalam menyikapi persoalan kewilayahan maupun agenda pembangunan.⠀
Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut Meranti dan Siak memiliki ikatan historis dan budaya yang menjadi modal penting dalam membangun sinergi kedua daerah.⠀
“Kabupaten Siak dan Kepulauan Meranti ini adalah serumpun. Walaupun Siak lebih dulu dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis, historis kita tetap sama dan tidak terpisahkan,” kata Syamsurizal.⠀
Ia berharap hubungan antarkedua daerah terus terjaga sehingga koordinasi dalam berbagai kepentingan bersama dapat berjalan dengan baik.⠀
Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak juga bertukar cenderamata berupa plakat dan panganan khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan.⠀
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan salat Jumat berjemaah di Masjid Raya Syahabuddin Sultan Syarif Kasim II, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak.⠀
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat komunikasi Meranti dan Siak, khususnya dalam menindaklanjuti agenda kewilayahan dan pembangunan yang menjadi kepentingan bersama.