ROKAN HULU, AmiraRiau.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sukses mengamankan pengakuan kredibilitas tata kelola dari lembaga negara pengawas pelayanan publik. Rumah sakit pelat merah tersebut resmi menerima piagam penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia atas komitmen tinggi dan integritas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih pada penilaian periode tahun 2025.
Penyerahan dokumen penghargaan kepatuhan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, kepada Direktur RSUD Rokan Hulu, dr. H. Zuldi Afki. Prosesi penyerahan dirangkaikan dalam agenda Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 yang dipusatkan di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Rokan Hulu, Selasa (7/7/2026).

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, foto bersama manajemen RSUD Rohul usai dalam agenda Rakor Penyelenggaraan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Rokan Hulu, Selasa (7/7/2026).
"RSUD Rokan Hulu bergerak sebagai etalase penyedia layanan langsung sekaligus ujung tombak pemenuhan hak kesehatan masyarakat. Penghargaan dari Ombudsman RI ini menjadi bukti otentik bahwa seluruh tata laksana kegiatan di internal rumah sakit telah dijalankan dengan memenuhi standar regulasi serta bersih dari pelanggaran hukum administrasi," urai dr. H. Zuldi Afki usai menerima penghargaan.
Instrumen evaluasi yang diterapkan oleh Ombudsman RI menitikberatkan pada aspek transparansi dokumen dan akuntabilitas sistem birokrasi rumah sakit.

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, didampingi Pj Sekretaris Daerah Yusmar.
Capaian penilaian kepatuhan yang berhasil dipenuhi oleh manajemen RSUD Rohul meliputi nihil cacat administrasi dimana seluruh operasional tindakan medis dan non-medis terdokumentasi secara legal dan teratur tanpa menyalahi aturan tata kelola perumahsakitan.
Selanjutnya penerapan transparansi tarif, kejelasan maklumat waktu pelayanan, serta kepastian hak pasien yang terpasang secara informatif, serta pengaktifan kanal respons cepat penanganan keberatan pasien guna mereduksi laporan malpraktek administrasi di lapangan.

Guna mempertahankan predikat kepatuhan di tahun depan, manajemen RSUD Rokan Hulu merancang skema kerja terintegrasi bersama jajaran kepala daerah.
Manajemen RSUD Rohul berharap pencapaian prestisius ini terus mendapat sokongan fasilitas penuh dari Bupati Anton, ST, MM, khususnya dalam memperbarui perangkat alat kesehatan (alkes) modern. Dengan adanya titik temu antara komitmen pelayanan aparatur dan ketersediaan sarana yang memadai, pelayanan prima yang dirasakan masyarakat dipastikan berwujud nyata dan bukan sekadar pemanis dokumen di atas kertas semata.***


Penulis: Yus