Berantas Narkoba dan Geng Motor, Tim Gabungan TNI-Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Asahan

I

Isman

Jumat, 12 Juni 2026 | 17:24 WIB

Berantas Narkoba dan Geng Motor, Tim Gabungan TNI-Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Asahan
Puluhan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan instansi vertikal menggelar razia maraton.

KISARAN, AmiraRiau.com- Jalur perimeter kota Kisaran diperketat lewat operasi keamanan skala besar. Puluhan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan instansi vertikal menggelar razia maraton untuk memutus rantai peredaran narkotika sekaligus menekan aksi geng motor. Operasi terpadu ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD) Pemprov Sumatera Utara ke-52 tahun 2026.

Pergerakan pasukan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Kantor Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kisaran Barat, Sabtu (6/6/2026) malam pukul 20.30 WIB. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Provinsi Sumut, Dr. Moettaqin Hasrimi, S.STP, M.Si., bersama Kasatpol PP Asahan, Budi Limbong, S.Sos.

"Aksi kenakalan remaja, geng motor, dan peredaran narkoba bukan masalah sepele karena berdampak langsung pada runtuhnya ketertiban umum. Landasan operasional kita jelas, yaitu SK Gubernur Sumut Nomor 188.44/216/KPTS/2026. Kemajuan sejati sebuah daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi saat warga merasa aman dan generasi muda bersih dari narkoba menuju Generasi Emas 2045," tegas Dr. Moettaqin Hasrimi saat memberikan arahan pasukan.

Operasi penegakan hukum ini mengonsolidasikan ratusan personel dari berbagai lini pertahanan dan keamanan nasional, yaitu Kodim 0208/Asahan, Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA), dan Subdenpom I/1-4 Kisaran, Polres Asahan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran dan Satpol PP Provinsi Sumut, Satpol PP Asahan, Dinas Kominfo, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Petugas bergerak taktis menyisir lima titik sentral yang diidentifikasi sebagai lokasi keramaian malam dan rawan potensi gangguan kamtibmas. Di setiap lokasi, petugas melakukan pemeriksaan identitas, penggeledahan barang bawaan, hingga tes urine sampling secara acak.

Berikut kronologi draf operasi lapangan yang berlangsung hingga Minggu (7/6/2026) dini hari:

  1. Pukul 21.05 - 21.20 WIB: Tim memeriksa draf operasional Karaoke Karunia “Ucok Mangkok”. Seluruh sudut ruangan diperiksa secara saksama.

  2. Pukul 21.25 - 22.00 WIB: Petugas merazia Pater Tuak Agus. Di lokasi ini, tim medis BNN melakukan tes urine terhadap 4 orang pengunjung dengan hasil keseluruhan negatif.

  3. Pukul 22.34 - 23.05 WIB: Operasi bergeser ke Star 7. Dua orang pekerja wanita menjalani tes urine dan dinyatakan bebas dari zat narkotika.

  4. Pukul 23.25 - 23.40 WIB: Petugas memeriksa seluruh draf pengunjung dan ruangan di Karaoke Virgo sebelum bergeser ke titik berikutnya.

  5. Pukul 00.10 - 01.40 WIB: Titik terakhir menyasar Vegas Bistro & Karaoke. Petugas melakukan tes urine mendadak terhadap 7 orang pekerja dengan hasil negatif.

Operasi gabungan skala besar ini resmi draf ditutup pada pukul 01.57 WIB. Meski dalam rangkaian tes urine di semua titik mencatatkan draf hasil nihil temuan draf penyalahgunaan narkoba, Pemprov Sumut bersama jajaran Forkopimda Asahan memastikan patroli preventif ini akan draf digelar secara berkala demi draf memberikan efek jera sekaligus draf menjamin draf situasi kamtibmas tetap draf kondusif.***

Penulis: Heru