BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Petir dan Udara Kabur Asap di Riau Hari Ini

I

Isman

Senin, 12 Oktober 2026 | 09:09 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Petir dan Udara Kabur Asap di Riau Hari Ini

PEKANBARU, AmiraRiau.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau sepanjang hari ini, Senin (12/10/2026).

Selain potensi hujan, BMKG turut mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi udara yang masih berpotensi kabur akibat asap kiriman serta cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Forecaster on Duty BMKG, Gita Dewi S, menjelaskan bahwa potensi hujan diprakirakan terjadi secara fluktuatif mulai pagi hingga dini hari.

Pada pagi hari, hujan diprakirakan merata di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kepulauan Meranti, Kampar, Pelalawan, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

"Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan berlanjut di Rohul, Pelalawan, Kampar, Dumai, dan Pekanbaru. Sementara pada malam hari hujan berpeluang terjadi di Indragiri Hulu, dan menjelang dini hari bergeser ke Rohil dan Dumai," terang Gita Dewi, Senin (12/10/2026).

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Rohul, Rohil, Kuansing, Meranti, Kampar, Pelalawan, dan Dumai.

Secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55–99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 km/jam.

Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan relatif aman berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter (kategori rendah).

Dari sisi pemantauan titik panas (hotspot), Riau saat ini tercatat hanya memiliki satu titik panas yang terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu.

Namun, jumlah titik panas di Pulau Sumatera secara keseluruhan melonjak tinggi hingga mencapai 2.905 titik. Provinsi Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan 2.153 titik, disusul Bangka Belitung 331 titik, Lampung 223 titik, dan Jambi 182 titik.

BMKG mengingatkan meskipun hotspot di Riau minim, sebaran asap dari wilayah tetangga berpotensi memicu kondisi udara kabur di Riau.

"Masyarakat diimbau tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah jika konsentrasi asap mempekat guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan (ISPA)," pungkasnya.***

Editor: Isman
Sumber: MC Riau