Menurut orang nomor satu di negeri junjungan tersebut, semangat masyarakat dan pemuda kita untuk kembali mengangkat budaya lampu colok ini kepermukaan tentunya perlu kita apresiasi dan kita dukung bersama.
"Menjadi tugas kita bersama seluruh elemen yang ada di daerah ini, untuk terus melestarikan serta menghidupkan tradisi budaya lokal zaman berzaman ini, agar kearifan lokal yang memiliki kekhasan dan keunikan ini, dapat membuat warga Kabupaten Bengkalis yang saat ini berada di perantauan, rindu untuk pulang berhari raya di kampung halaman, serta dapat menarik kunjungan wisatawan," pungkas Kasmarni.
Tak tanggung- tanggung, Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas juga berharap semoga festival lampu colok ini akan menjadi kalender wisata religi baru, di tingkat Provinsi Riau bahkan ditingkat nasional.
"Kami butuh dukungan dari semua pihak, khususnya generasi milenial Kabupaten Bengkalis. Gerakkan jari-jari kreatifitas anda semua melalui handphone maupun gadget guna mengabadikan setiap miniatur dan keindahan festival lampu colok ini, untuk selanjutnya anda postingkan di setiap media sosial yang anda miliki, agar festival lampu colok kita ini bisa bertebaran didunia maya, sehingga dapat terlihat dan terinformasikan ke seluruh belahan dunia," ujarnya penuh semangat. (MRP)
Menurut orang nomor satu di negeri junjungan tersebut, semangat masyarakat dan pemuda kita untuk kembali mengangkat budaya lampu colok ini kepermukaan tentunya perlu kita apresiasi dan kita dukung bersama.
"Menjadi tugas kita bersama seluruh elemen yang ada di daerah ini, untuk terus melestarikan serta menghidupkan tradisi budaya lokal zaman berzaman ini, agar kearifan lokal yang memiliki kekhasan dan keunikan ini, dapat membuat warga Kabupaten Bengkalis yang saat ini berada di perantauan, rindu untuk pulang berhari raya di kampung halaman, serta dapat menarik kunjungan wisatawan," pungkas Kasmarni.
Tak tanggung- tanggung, Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas juga berharap semoga festival lampu colok ini akan menjadi kalender wisata religi baru, di tingkat Provinsi Riau bahkan ditingkat nasional.
"Kami butuh dukungan dari semua pihak, khususnya generasi milenial Kabupaten Bengkalis. Gerakkan jari-jari kreatifitas anda semua melalui handphone maupun gadget guna mengabadikan setiap miniatur dan keindahan festival lampu colok ini, untuk selanjutnya anda postingkan di setiap media sosial yang anda miliki, agar festival lampu colok kita ini bisa bertebaran didunia maya, sehingga dapat terlihat dan terinformasikan ke seluruh belahan dunia," ujarnya penuh semangat. (MRP)