Keikutsertaan Bupati Bengkalis pada Rakor tersebut merupakan wujud komitmen serta upaya Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil Migas yang digunakan untuk Pembangunan Daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam Rakor tersebut, narasumber dari Ditjend Minyak dan Gas Bumi memaparkan bahwa realisasi lifting Migas Kabupaten Bengkalis pada triwulan I (Januari – Maret 2013) sebesar 6.722.120,33 barel atau 20,55% dari target prognosa lifting APBN 2023 sebesar 32.706.820 barel setahun.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Kepala BPKAD, Dr. H. Aready, SE., M.Si mempertanyakan penyebab belum terealisasinya lifting migas Kab. Bengkalis sampai dengan triwulan I tersebut, apalagi dengan harga minyak wap 83,08 US$/Bbl di bawah asumsi APBN 2023 yaitu sebesar 90 US$ per barel.
Turut hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkalis diantaranya Kabag SDA Setda Kab. Bengkalis, Kabid Anggaran BPKAD beserta Kasubbid Anggaran II serta Kasubbid di Bapenda.
Keikutsertaan Pemda pada rapat koordinasi tersebut merupakan kesempatan penting untuk mendapatkan informasi terkait realisasi lifting migas triwulan I tahun 2023 serta mendiskusikan dan memberi masukan terhadap upaya – upaya teknis yang telah dan akan dilakukan oleh KKKS dalam meningkatkan lifting migas ke depannya. (Inf)***
Keikutsertaan Bupati Bengkalis pada Rakor tersebut merupakan wujud komitmen serta upaya Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil Migas yang digunakan untuk Pembangunan Daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam Rakor tersebut, narasumber dari Ditjend Minyak dan Gas Bumi memaparkan bahwa realisasi lifting Migas Kabupaten Bengkalis pada triwulan I (Januari – Maret 2013) sebesar 6.722.120,33 barel atau 20,55% dari target prognosa lifting APBN 2023 sebesar 32.706.820 barel setahun.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Kepala BPKAD, Dr. H. Aready, SE., M.Si mempertanyakan penyebab belum terealisasinya lifting migas Kab. Bengkalis sampai dengan triwulan I tersebut, apalagi dengan harga minyak wap 83,08 US$/Bbl di bawah asumsi APBN 2023 yaitu sebesar 90 US$ per barel.
Turut hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkalis diantaranya Kabag SDA Setda Kab. Bengkalis, Kabid Anggaran BPKAD beserta Kasubbid Anggaran II serta Kasubbid di Bapenda.
Keikutsertaan Pemda pada rapat koordinasi tersebut merupakan kesempatan penting untuk mendapatkan informasi terkait realisasi lifting migas triwulan I tahun 2023 serta mendiskusikan dan memberi masukan terhadap upaya – upaya teknis yang telah dan akan dilakukan oleh KKKS dalam meningkatkan lifting migas ke depannya. (Inf)***