Catatan Akhir Tahun Polres Bengkulu Selatan: Tren Kriminalitas dan Kecelakaan Meningkat Tajam

A

administrator

Rabu, 31 Desember 2025 | 00:00 WIB

Catatan Akhir Tahun Polres Bengkulu Selatan: Tren Kriminalitas dan Kecelakaan Meningkat Tajam

MANNA, AmiraRiau.com — Menutup tahun 2025, Polres Bengkulu Selatan menggelar Press Release untuk memaparkan capaian kinerja dan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Rabu (31/12/2025). Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan, S.IK, MH, mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pada angka kriminalitas dan fatalitas di jalan raya sepanjang tahun 2025.

Total tindak pidana di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan tercatat sebanyak 259 kasus, meningkat dibanding tahun 2024. Meski angka kasus naik, crime clearance rate (penyelesaian perkara) tetap terjaga dengan 172 kasus yang berhasil tuntas.

Rincian Kasus Mendominasi, yaitu Curat (Pencurian dengan Pemberatan) 63 kasus, curanmor (Pencurian Motor) 29 kasus, perlindungan anak 28 kasus, penganiayaan 26 kasus, penipuan 14 kasus dan pembunuhan 3 kasus.

Sektor lalu lintas menjadi perhatian paling serius tahun ini. Angka kecelakaan meroket dari 54 kejadian (2024) menjadi 107 kejadian (2025), dimana meninggal dunia 19 jiwa, luka berat 31 orang dan luka ringan 41 orang.

Kapolres menyoroti human error dan peran orang tua sebagai faktor utama. "Sangat memprihatinkan banyaknya orang tua membiarkan anak di bawah umur membawa kendaraan sendiri. Ini pemicu utama fatalitas kecelakaan," tegas AKBP Awilzan.

Satres Narkoba berhasil mengungkap 17 kasus (naik dari 14 kasus di tahun 2024). Selain mengamankan Sabu (119,73 gram) dan Ganja (98,71 gram), polisi juga menyita 1.530 butir Samcodin yang kerap disalahgunakan remaja.

Polres Bengkulu Selatan berkomitmen menguatkan langkah strategis pada 2026 melalui peningkatan patroli rutin siang dan malam, optimalisasi peran Bhabinkamtibmas di tingkat desa dan edukasi hukum di sekolah-sekolah untuk mencegah kenakalan remaja.

Menutup keterangannya, AKBP Awilzan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama Operasi Lilin Nala 2025. Orang tua diminta mengawasi anak-anak agar tidak melakukan euforia berlebihan atau berkendara jika belum cukup umur.

"Pastikan rumah terkunci aman saat ditinggalkan berlibur. Keselamatan adalah prioritas utama menyambut tahun baru," pungkasnya.***

Penulis: Erlan S