ROKAN HULU, AmiraRiau.com- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan daerah dengan mematangkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Hibah Tanah dari warga setempat yang juga Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, SE., kepada Pemkab Rohul di hadapan pejabat daerah terkait.
Prosesi penandatanganan naskah hibah dilakukan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., didampingi Zulfahrianto, SE., serta disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, Camat Bonai Darussalam, dan jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya.
Bupati Rohul Anton menegaskan bahwa penyerahan hibah tanah ini merupakan pijakan krusial untuk mempercepat realisasi proyek percontohan SNT di wilayah Provinsi Riau.
"Kabupaten Rokan Hulu bangga menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan SNT di Riau. Sekolah ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare hasil hibah dari Pak Zulfahrianto di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, dengan target peletakan batu pertama dan tahap konstruksi dimulai pada 2027 mendatang," ujar Anton.
Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dirancang sebagai langkah strategis pemerintah pusat dalam menghadirkan satuan pendidikan berstandar nasional. Sekolah ini sekaligus difungsikan sebagai pusat rujukan dan pengembangan mutu pendidikan di daerah.
Pembangunan SNT di Rokan Hulu ini merupakan amanat langsung dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi.
Bupati Anton menambahkan, SNT akan menerapkan konsep tata kelola pendidikan modern dengan mengembangkan tiga lapisan kurikulum terpadu, yaitu kurikulum nasional yang berfungsi sebagai fondasi utama pendidikan karakter dan akademik dasar.
Lalu, kurikulum kekhasan sekolah berperan sebagai penguat keunggulan dan daya saing peserta didik serta kurikulum berbasis konteks lokal yang disesuaikan dengan potensi unggulan dan karakteristik wilayah setempat.
"Dengan struktur kurikulum ini, SNT di Rokan Hulu akan memiliki keunggulan kompetitif yang khas—seperti fokus pada pengembangan ilmu pertanian, perikanan, pengodean (coding), kecerdasan buatan (artificial intelligence), maupun potensi sumber daya alam lokal lainnya," jelas Anton.***
Penulis: Yus
Editor: Isman