DLHK Pekanbaru Rampungkan Penilaian 30 LPS, Pemenang Utama Raih Hadiah Umrah

I

Isman

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:19 WIB

DLHK Pekanbaru Rampungkan Penilaian 30 LPS, Pemenang Utama Raih Hadiah Umrah
DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra.

PEKANBARU, AmiraRiau.com — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru resmi merampungkan agenda penilaian lapangan terhadap 30 Lembaga Pengelola Sampah (LPS) perwakilan kelurahan. Proses evaluasi berkala yang berlangsung sejak 8 Juni hingga 18 Juni 2026 ini dirancang sebagai instrumen monitoring kinerja kebersihan tingkat tapak.

Tim penilai gabungan yang melibatkan unsur DLHK, Tim Penggerak PKK, dan Dharma Wanita Persatuan Pekanbaru kini tengah melakukan rekapitulasi data poin. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru.

"Lomba pengelolaan sampah profesional oleh LPS ini bertujuan memotong rantai distribusi pembuangan sampah. Kita ingin menekan volume limbah agar tidak seluruhnya dibuang dan menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar. Skor tertinggi akan diberikan kepada lembaga yang berhasil mengedukasi masyarakat melakukan pemilahan dan pengolahan mandiri sejak dari sumber rumah tangga," urai Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra.

Tim penilai mengelompokkan 30 LPS yang dievaluasi (dari total 83 LPS yang eksis di Pekanbaru) ke dalam tiga parameter cakupan populasi pelayanan:

  • Kategori Kecil: Lembaga pengelola dengan jangkauan pelayanan di bawah 1.000 penduduk kelurahan.

  • Kategori Sedang: Lembaga pengelola dengan cakupan akseptor layanan berkisar antara 1.000 hingga 3.000 warga.

  • Kategori Besar: Lembaga pengelola di wilayah padat dengan basis layanan di atas 3.000 penduduk.

Selain sektor LPS kelurahan, DLHK Pekanbaru secara simultan melakukan darmabakti penilaian terhadap kelompok sektor usaha swasta/badan usaha serta jajaran sekolah peraih predikat Adiwiyata di wilayah Kota Bertuah.

Sebagai bentuk komitmen pembinaan, Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, dijadwalkan menyerahkan langsung penghargaan bagi para pemenang. Juara LPS terbaik akan mendapatkan unit operasional berupa becak motor (bentor) serta hadiah utama berupa paket umrah. Sementara untuk kategori badan usaha dan sekolah adiwiyata akan diberikan paket dana pembinaan.

Reza menambahkan, DLHK sangat mengapresiasi adanya LPS yang sudah memunculkan inovasi lokal, seperti keberhasilan mengisolasi sampah organik secara total untuk kemudian diolah menjadi komoditas bernilai ekonomis. Terobosan sirkular ekonomi seperti inilah yang diharapkan mampu direplikasi oleh seluruh kelurahan demi mewujudkan Pekanbaru bebas sampah.***

Editor: Isman

Sumber: MC Pekanbaru