AWAS harus mengakui keunggulan tim lawan setelah sampan yang dimotori oleh Danang Sufrianda, terbalik sekitar dua meter dari garis finish.
"Alhamdulillah. Tetap bangga meski tim dari Okura hanya berhasil juara 3 dan AWAS tersingkir di semi final. Ini akan jadi catatan kita untuk tahun depan," kata Suhermanto, SH, Manager Tim AWAS yang juga Bacaleg DPRD Provinsi Riau Dapil Pekanbaru Kota, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Festival diikuti 32 tim. Tajaan Himpunan Mahasiswa Rumbai Bersatu (Himarusa) ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun, Jumat (4/8/2023) pagi.
Ketua Himarusa, Septiandi Putra, menyampaikan jika Pacu Sampan Tradisional yang diikuti 32 tim dari lima kabupaten/kota itu bertujuan memperkenalkan destinasi wisata Pulau Semut.
“Kita berharap kegiatan yang perdana di Kota Pekanbaru ini bisa digelar secara rutin setiap tahun,” ujarnya.***
AWAS harus mengakui keunggulan tim lawan setelah sampan yang dimotori oleh Danang Sufrianda, terbalik sekitar dua meter dari garis finish.
"Alhamdulillah. Tetap bangga meski tim dari Okura hanya berhasil juara 3 dan AWAS tersingkir di semi final. Ini akan jadi catatan kita untuk tahun depan," kata Suhermanto, SH, Manager Tim AWAS yang juga Bacaleg DPRD Provinsi Riau Dapil Pekanbaru Kota, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Festival diikuti 32 tim. Tajaan Himpunan Mahasiswa Rumbai Bersatu (Himarusa) ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun, Jumat (4/8/2023) pagi.
Ketua Himarusa, Septiandi Putra, menyampaikan jika Pacu Sampan Tradisional yang diikuti 32 tim dari lima kabupaten/kota itu bertujuan memperkenalkan destinasi wisata Pulau Semut.
“Kita berharap kegiatan yang perdana di Kota Pekanbaru ini bisa digelar secara rutin setiap tahun,” ujarnya.***