PEKANBARU, AmiraRiau.com – Pemerintah Provinsi Riau menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Juang serta Kuliah Kerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Bidang Industri Pertahanan bagi Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-65. Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara jajaran Seskoau dan Pemerintah Provinsi Riau di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Selasa (14/7/2026).
Provinsi Riau dipilih sebagai lokasi pembelajaran lapangan karena memiliki potensi strategis di sektor energi yang relevan dengan tema ketahanan energi dalam mendukung pertahanan negara. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan melibatkan sekitar 160 peserta yang terdiri dari perwira TNI, Polri, peserta mancanegara, serta unsur pendukung.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyambut baik dipilihnya Riau sebagai lokasi Kuliah Kerja Seskoau. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan potensi strategis daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan.
"Pemerintah Provinsi Riau siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Seskoau Angkatan ke-65. Kami berharap para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai potensi sumber daya alam, pengelolaan energi, serta nilai sejarah dan budaya yang dimiliki Provinsi Riau," ujar Syahrial.
Ia menilai Riau memiliki posisi strategis untuk menjadi laboratorium pembelajaran mengenai keterkaitan antara pengelolaan sumber daya alam dengan ketahanan nasional. Selain dikenal sebagai salah satu daerah penghasil energi nasional, Riau juga memiliki potensi di sektor perkebunan, industri, serta kekayaan sejarah dan budaya Melayu.
Menurutnya, kehadiran para Perwira Siswa Seskoau diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Riau dengan TNI Angkatan Udara dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
"Melalui kegiatan ini diharapkan lahir perspektif yang lebih luas mengenai pentingnya pengelolaan potensi daerah sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional yang berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Kadeppimjuang Seskoau, Kolonel Lek Komarudin, menjelaskan bahwa tema Kuliah Kerja tahun ini adalah Ketahanan Energi dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Bangsa untuk Mendukung Pertahanan Negara. Tema tersebut menjadi dasar penetapan Provinsi Riau sebagai lokasi pembelajaran.
"Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki peran penting sebagai penghasil energi nasional. Karena itu, daerah ini sangat relevan dengan tema yang kami angkat," kata Komarudin.
Ia menjelaskan, kegiatan akan dibagi ke dalam dua kelompok, yakni Departemen Kejuangan dan Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Para peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah objek strategis, di antaranya PT Pertamina Hulu Rokan, Agrinas, Mitra Lancang, Museum Daerah Sang Nila Utama, Lembaga Adat Melayu Riau, hingga Istana Siak sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan.***