Jalan Produksi, Strategi Bupati Ahmad Yuzar Perkuat Ekonomi Sawit Rakyat

I

Isman

Sabtu, 04 April 2026 | 14:19 WIB

Jalan Produksi, Strategi Bupati Ahmad Yuzar Perkuat Ekonomi Sawit Rakyat
Bupati Kampar Ahmad Yuzar.

KAMPAR, AmiraRiau.com – Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar, Marahalim, memaparkan secara gamblang urgensi pembangunan jalan produksi bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa program ini adalah langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kampar dalam membuka akses ekonomi, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi tulang punggung daerah.

Marahalim menjelaskan bahwa pembangunan jalan produksi bukan proyek yang muncul tanpa dasar. Program ini lahir melalui mekanisme bottom-up yang transparan, mulai dari usulan desa hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Program ini telah melalui rantai perencanaan yang jelas, selaras dengan RKPD, ditetapkan dalam DPA, dan dilandasi oleh Perda sebagai payung hukumnya. Jadi, pelaksanaannya sangat legal, terencana, dan akuntabel," papar Marahalim, Kamis (2/4/2026).

Sebagai salah satu daerah penghasil sawit terbesar, Kampar memiliki peran penting dalam menyumbang devisa negara. Namun, Marahalim menekankan bahwa keberhasilan kebijakan nasional seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur daerah.

Jalan produksi memiliki fungsi vital sebagai penghubung utama kebun masyarakat langsung dengan pabrik, memastikan distribusi hasil panen lancar sehingga kualitas buah terjaga serta menjadi faktor penentu harga jual TBS (Tandan Buah Segar) di tingkat petani.

Pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti ini diharapkan mampu menekan biaya logistik petani. Dengan akses yang baik, biaya produksi menurun dan efisiensi usaha meningkat.

"Jika ada narasi yang menyebut program ini tidak bermanfaat, maka hal itu jelas tidak melihat gambaran besarnya. Jalan yang kita bangun bukan sekadar fisik, tapi fondasi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional," terang Marahalim.

Pembangunan ini juga diprediksi akan menggerakkan UMKM di perdesaan, menumbuhkan jasa transportasi, serta meningkatkan daya beli masyarakat secara keseluruhan melalui penguatan sektor perkebunan.***

Penulis: Ali Akbar