Jaring Atlet Muda, Turnamen Kapolri Cup E-Sport 2026 Digelar Berjenjang hingga Mabes

I

Isman

Senin, 08 Juni 2026 | 14:54 WIB

Jaring Atlet Muda, Turnamen Kapolri Cup E-Sport 2026 Digelar Berjenjang hingga Mabes

BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung industri olahraga modern melalui peluncuran turnamen nasional Kapolri Cup E-Sport 2026. Kompetisi bergengsi ini dirancang khusus sebagai wadah bagi para pencinta olahraga elektronik (e-sport) untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan taktis, dan berkompetisi secara sehat dalam atmosfer yang sportif.

Mengusung visi strategis "Polri Hadir untuk Generasi E-Sport Indonesia", turnamen ini membuka pendaftaran secara luas bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Melalui pembinaan ini, Polri memproyeksikan lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap akselerasi teknologi digital.

"Kapolri Cup E-Sport 2026 merupakan bukti otentik bahwa institusi Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan ikut ambil bagian dalam memperkuat ekosistem e-sport nasional serta mendukung pengembangan potensi produktif generasi muda di era digital," tulis panitia pelaksana dalam pernyataan resminya, Senin (8/6/2026).

Sistem kompetisi Kapolri Cup E-Sport 2026 akan digulirkan melalui format penyaringan ketat dan berjenjang guna memastikan kualitas atlet yang terjaring.

Regulasi dan tahapan perlombaan diatur secara sistematis. kompetisi ini membatasi kepesertaan khusus untuk talenta muda dengan rentang usia produktif mulai dari 17 hingga 25 tahun, seluruh tim dan peserta akan bertanding terlebih dahulu di tingkat regional dasar (Polres/wilayah kepolisian setempat) dan peserta yang sukses mengamankan posisi juara pertama, kedua, dan ketiga di tingkat awal berhak mendapatkan tiket promosi untuk bertanding di level Kepolisian Daerah (Polda).

Selanjutnya, tim yang mampu mempertahankan performa terbaik dan lolos nominasi juara di tingkat provinsi akan melaju ke babak puncak (Grand Final) yang diselenggarakan langsung di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri.

Hingga saat ini, panitia pelaksana masih merampungkan draf jadwal teknis serta lokasi detail pertandingan untuk diumumkan secara berkala kepada publik. Kendati demikian, antusiasme komunitas gamer nasional diprediksi akan melonjak tinggi mengingat turnamen ini membuka karir profesional ke tingkat yang lebih tinggi.

Melalui sinergi kompetisi ini, Polri berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet e-sport berprestasi yang siap diterjunkan untuk mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di kancah internasional. Di sisi lain, turnamen ini menjadi instrumen taktis kepolisian dalam mengedukasi generasi muda guna menciptakan ruang siber yang positif, produktif, aman, dan memiliki daya saing global.***

Editor: Isman