Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya, 91 Hektar Lahan Hangus Terbakar

I

Isman

Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya, 91 Hektar Lahan Hangus Terbakar
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, saat turun tangan membantu pemadaman kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Tenayan Raya.

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Kualitas udara di Kota Pekanbaru semakin memburuk karena diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Pada Jumat (28/8/2026) pagi berdasarkan pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), kualitas udara di Kota Pekanbaru masuk kategori berbahaya bagi kesehatan.

Sementara itu berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, total lahan yang terbakar sudah mencapai 91,6 hektar.

Saat ini, personel BPBD bersama tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman di beberapa titik lahan yang terbakar.

"Tim di lapangan masih melakukan pemadaman di sejumlah lokasi," ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Martin Manoluk, Jumat (28/8/2026).

Disampaikannya, ada sejumlah titik lahan yang terbakar dalam beberapa hari terakhir. Lokasi tersebut di antaranya di Kecamatan Tenayan Raya, Payung Sekaki, Binawidya, Rumbai, dan Rumbai Barat.

"Luas lahan yang terbakar di sana (lima kecamatan di atas) berkisar 0,5 hektar hingga 3 hektar," terang Martin.

Untuk meminimalisir kebakaran lahan, warga dihimbau supaya tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Kemudian ketika terjadi kebakaran lahan, warga diminta segera melaporkannya ke Posko Pekanbaru Siaga Karhutla melalui HP/WA di nomor 08117651464.

"Warga juga bisa melaporkannya melalui layanan panggilan darurat TRC 112 Kota Pekanbaru agar dapat segera ditindaklanjuti dan dilakukan penanganan," tutup Martin.***

Penulis: Afnan
Editor: Isman