Kuliah Umum di UMRI, Menteri Pertanian: Kalau Mau Jadi Besar, Harus Bermimpi Besar

A

Alseptri Ady

Kamis, 17 September 2026 | 17:43 WIB

Kuliah Umum di UMRI, Menteri Pertanian: Kalau Mau Jadi Besar, Harus Bermimpi Besar

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Menteri Pertanian RI sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memberikan kuliah umum dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Kamis (17/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Amran mengajak mahasiswa untuk berani memiliki cita-cita besar serta membangun karakter melalui tindakan, ketekunan, dan kedispilnan.

Di hadapan mahasiswa baru, Amran menyampaikan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya dengan memiliki impian, tetapi harus dimulai dengan keberanian untuk bertindak.

Ia menekankan bahwa langkah pertama sering kali menjadi bagian tersulit dalam perjalanan seseorang untuk mencapai kesuksesan. Namun, ia juga membesarkan hati peserta didik bahwa kesuksesan akan menunggu di depan jika kita tetap berusaha.

“Kalau mau menjadi besar, harus bermimpi besar. Kemudian bertindak, anda bertindak dan anda memulai, jangan ragu-ragu, kemudian persistent, ujungnya adalah sukses,” ujar Amran dalam kuliah umum di Lingkungan UMRI.

Menurut Amran, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menentukan arah masa depannya. Ia menggambarkan perjalanan menuju kesuksesan sebagai proses panjang yang membutuhkan keberanian untuk memulai sekaligus ketahanan untuk terus berjalan ketika menghadapi berbagai tantangan.

“Bermimpi itu gampang, memulai itu sulit, bertahan lebih sulit lagi,” katanya. 

Pesan tersebut menjadi penekanan Amran kepada mahasiswa agar tidak berhenti ketika menghadapi kegagalan dalam mengejar cita-cita. Selain berbicara mengenai kesuksesan, Amran juga mengingatkan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga hubungan dengan orang tua dan menjunjung tinggi nilai moral. 

Ia berpesan agar mahasiswa tidak melakukan tindakan yang dapat melukai hati kedua orang tua selama menjalani proses pendidikan maupun kehidupan di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak mengambil hak orang lain karena tindakan tersebut dinilai dapat merusak karakter dan mengganggu perjalanan seseorang dalam meraih masa depan.

“Dan jangan mengambil hak orang lain, karena akan merusak semuanya, merusak karakter kalian,” lanjutnya.

Amran juga  mengajak mahasiswa baru UMRI memanfaatkan momentum PKKMB sebagai titik awal untuk mempersiapkan masa depan. Ia juga menitipkan pesan kepada para dosen agar turut berperan dalam membentuk karakter mahasiswa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. 

“Untuk dosen, ajari anak kita dengan baik, disiplin, agar tumbuh dengan baik, berikan PR yang banyak” kata Amran.

Menutup pesannya, Amran mengajak generasi muda untuk memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian, lingkungan, dan bangsa. Ia menempatkan mahasiswa sebagai generasi yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia.

“Anak-anak cintai pertanian, cintai lingkungan, cintai negara kita bersama,” tutupnya. ***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: MCR