PASAMAN BARAT, AmiraRiau.com — Jarak dan waktu tidak menjadi penghalang bagi rasa kemanusiaan. Wakil Ketua DPRD Kampar, Iib Nursaleh, menempuh perjalanan darat lintas provinsi selama lebih dari 12 jam demi mengantarkan langsung bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat.
Berangkat dari Kampar pada Jumat malam (26/12/2025), Iib bersama rombongan tiba di lokasi pada Sabtu siang dan langsung menyisir wilayah terdampak untuk mendistribusikan kebutuhan dasar.
Penyaluran bantuan ini menjadi istimewa karena melibatkan berbagai elemen di Kabupaten Kampar. Keterlibatan lintas dinas dan institusi ini memastikan bantuan terkoordinasi dengan baik.
Dinas PUPR Kampar, memfasilitasi armada truk dan transportasi berat untuk mobilisasi logistik, SMAN 2 Kampar Kiri Tengah mengerahkan relawan guru dan siswa dalam pengemasan hingga distribusi dan Dinas Sosial, DLH, Disbun & Keswan menyokong kebutuhan logistik dan koordinasi darurat.
“Solidaritas bukan soal siapa yang memberi paling banyak, tetapi siapa yang hadir paling cepat dan paling tulus. Kami datang untuk memastikan warga merasa didampingi,” tegas Iib Nursaleh saat penyerahan bantuan.
Pemilihan jenis bantuan dilakukan berdasarkan asesmen kebutuhan prioritas, dengan perhatian khusus pada ibu, anak, dan lansia. Bantuan yang disalurkan meliputi sembako lengkap (Beras, telur, minyak goreng, gula, dan garam), kebutuhan gizi (Susu, biskuit, sarden kaleng, dan makanan siap saji), serta -erlengkapan perempuan (sanitasi), perlengkapan bayi, serta pakaian layak pakai.
Kehadiran langsung Iib Nursaleh di titik bencana Nagari Talu mencerminkan model respons cepat berbasis kepedulian wilayah. Baginya, mandat sebagai wakil rakyat harus diwujudkan dalam tindakan nyata saat masyarakat tertimpa musibah.
“Bencana tidak mengenal partai. Tapi politisi harus mengenal penderitaan rakyat,” tutup Iib Nursaleh dengan penuh haru.
Diharapkan bantuan dari masyarakat Kampar ini dapat meringankan beban warga Pasaman Barat dan menjadi pemantik semangat bagi pihak lain untuk terus saling membantu dalam situasi darurat.***
Penulis: Ali Akbar