Miki Alexanders, Kepala Desa Muda Air Tenam yang Inspiratif, Pacu Ekowisata Berbasis Alam

A

administrator

Kamis, 06 November 2025 | 00:00 WIB

Miki Alexanders, Kepala Desa Muda Air Tenam yang Inspiratif, Pacu Ekowisata Berbasis Alam

Bengkulu Selatan, AmiraRiau.com- Di lanskap Bengkulu Selatan yang kaya potensi, muncul sosok pemimpin muda inspiratif: Miki Alexanders, Kepala Desa Air Tenam, Kecamatan Ulu Manna. Lahir 13 Mei 1997, Miki telah menunjukkan dedikasi, visi, dan kreativitas luar biasa dalam memajukan desanya di usia yang relatif muda.

Miki Alexanders dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan memiliki segudang ide kreatif. Kepemimpinannya tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi secara strategis juga berupaya menggali potensi suumber daya manusia (SDM), serta Kearifan Lokal Desa Air Tenam.

Tujuannya adalah menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing.

"Saya percaya bahwa Desa Air Tenam memiliki potensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik dan melibatkan seluruh masyarakat. Kita harus berani berimajinasi dan menciptakan inovasi-inovasi baru untuk memajukan desa kita." kata Miki Alexanders. 

Salah satu program unggulan yang dijalankan Miki adalah optimalisasi potensi alam desa menjadi ekowisata. Menggandeng pemuda desa untuk mengembangkan destinasi seperti air terjun, hutan desa, dan perkebunan kopi. Dan secara aktif mempromosikan olahraga arung jeram, mengingat aliran sungai Desa Air Tenam sangat cocok untuk aktivitas ini.

Selain itu, sungai yang masih bersih dan jernih tersebut dikelilingi oleh Taman Hutan Raya (TAHURA), menambah daya tarik ekologis kawasan.

Kepemimpinan Miki yang inovatif telah membawa perubahan positif bagi Desa Air Tenam. Masyarakat semakin termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan, yang berdampak pada menggeliatnya perekonomian desa.

Miki berharap kisah suksesnya memimpin Desa Air Tenam dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda lainnya untuk berani terjun ke dunia politik dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

"Mari kita bersama-sama membangun desa yang kita impikan, desa yang maju, sejahtera, dan berbudaya," pungkasnya dengan optimis.***

Penulis: Erlan S