PEKANBARU, AmiraRiau.com- Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Riau yang menaungi 60 lembaga non-pemerintah (NGO) bidang lingkungan, GEDSI, transparansi anggaran, hingga kebijakan publik melakukan kunjungan strategis ke Gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (5/10/2026).
Gerakan ini bertujuan menggalang dukungan politik lintas partai demi mempercepat pembentukan Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau, yang ditargetkan resmi dideklarasikan pada momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026 mendatang.
Kaukus Parlemen Hijau merupakan wadah komunikasi antar-legislator lintas fraksi yang memiliki komitmen kuat dalam merumuskan Peraturan Daerah (Perda) serta kebijakan anggaran yang berpihak pada keadilan ekologis dan kelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning.
Dalam kunjungan perdana, rombongan KMS Riau diterima langsung oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama, S.T., M.T., di ruang kerja fraksi.
Ginda menyambut hangat inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen penuh Fraksi Gerindra untuk mengawal agenda-agenda politik hijau di parlemen daerah. Sebagai bukti keseriusan, Gerindra langsung mengutus tiga legislatornya untuk bergabung dalam kaukus.
"Kami menyambut positif agenda ini. Fraksi Gerindra siap berkomitmen dan mengutus tiga anggota terbaik, yakni saya sendiri, Androy Aderianda, dan Edi Basri untuk aktif di Kaukus Parlemen Hijau," tegas Ginda.
Sejumlah tokoh KMS Riau turut hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Johny Setiawan Mundung (Yayasan Inisiatif Bumi Swarnadwipa), Hasan Supriyanto (Riau Research Center), Sri Wahyuni (Yayasan Bunga Bangsa), Defi (WALHI Riau), Gusmansyah (FITRA Riau), serta Sukarno dari Lembaga Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial Masyarakat.
"Wadah ini sangat krusial untuk mempercepat lahirnya regulasi hijau daerah, seperti Perda Lingkungan Hidup, Perda Perhutanan Sosial, Perda Mangrove, hingga Perda Masyarakat Hukum Adat yang saat ini tengah bergulir di DPRD Riau," kata Makmun Solikhin, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Riau.
Usai dari Fraksi Gerindra, rombongan melanjutkan konsolidasi ke Ruang Fraksi PDI-Perjuangan. Diskusi berlangsung hangat karena Ketua Fraksi PDI-P Riau, Makmun Solikhin (Mas Ikin), memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis lingkungan.
Mas Ikin, yang merupakan mantan Direktur Eksekutif Yayasan Tanah Air era awal reformasi (2000–2003), mengaku merasa bernostalgia karena pernah berjuang bersama para tokoh KMS Riau dalam penyelamatan kawasan hutan dan daerah tangkapan air PLTA Koto Panjang.
Didampingi anggota fraksi Robin Hutagalung, Mas Ikin menyatakan siap memfasilitasi jalannya acara Deklarasi Kaukus Parlemen Hijau Riau pada 28 Oktober mendatang.
"PDI-P siap menjadi tuan rumah dan memfasilitasi agenda deklarasi ini. Kami juga berencana mengundang perwakilan anggota DPRD tingkat Kabupaten/Kota se-Riau agar gerakan legislasi hijau ini berantai hingga ke daerah," ujar Mas Ikin optimis.
Dengan mengantongi lampu hijau dari dua fraksi besar di DPRD Riau, KMS Riau optimistis pembentukan Kaukus Parlemen Hijau dapat menjadi angin segar bagi percepatan perlindungan hutan, kawasan pesisir, serta hak-hak masyarakat adat di Riau.***
Editor: Alseptri Ady