Pelaku Diproses Hukum, Polisi Pasang Plang Peringatan di Lahan yang Dibakar di Payung Sekaki

I

Isman

Rabu, 04 November 2026 | 12:39 WIB

Pelaku Diproses Hukum, Polisi Pasang Plang Peringatan di Lahan yang Dibakar di Payung Sekaki
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang dan Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin, pada pemasangan plang peringatan karhutla di Jalan Arjuna.

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru melakukan pemasangan plang peringatan karhutla di atas lahan yang dibakar di Jalan Arjuna, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (4/11/2026).

Pemasangan plang peringatan itu dipimpin secara langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang didampingi Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin.

Usai kegiatan, Zulhelmi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendukung penindakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian terhadap pelaku pembakaran lahan.

Ia mengatakan, saat ini lahan yang dipasang plang peringatan karhutla tersebut sudah masuk dalam proses penegakan hukum dugaan tindak pidana pembakaran lahan.

"Ini langkah tegas dari Kepolisian RI. Terkait dengan lahan yang dibakar ini sekitar 3 hektar. Ini menjadi barang bukti dan dilakukan pemasangan plang," ungkapnya.

Disebutkan Ami, sapaan Zulhelmi Arifin, penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian mesti menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Untuk kasus pembakaran lahan di Jalan Arjuna sendiri, saat ini berkas perkara dari hasil penyidikan sudah dinyatakan lengkap atau P21.

"Ini sudah ada 2 yang di P21. Kita tentu berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini, maka kita selalu menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan," ujar Ami.

Sebab, lahan yang dibakar tidak hanya menimbulkan dampak sosial, tapi juga ada dampak hukumnya bagi pelaku yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

"Itu yang harus kita hindari. Karena itu, ini cukup menjadi pelajaran bagi semua pihak, jangan ada lagi yang membakar lahan. Semoga ini menjadi koreksi bagi kita bersama," tutup Ami.***

Penulis: Afnan
Editor: Isman