Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah

I

Isman

Minggu, 12 April 2026 | 18:42 WIB

Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah
BRK Syariah menggelar kegiatan praktik dan bimbingan manasik haji bagi nasabah jemaah calon haji wilayah Pekanbaru di Kantor Pusat BRK Syariah, Sabtu (11/4/2026) pagi.

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menggelar kegiatan praktik dan bimbingan manasik haji bagi nasabah jemaah calon haji wilayah Pekanbaru di Kantor Pusat BRK Syariah, Sabtu (11/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mendampingi nasabah tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga spiritual menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Agenda diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Imam Masjid Ar Rahman Rawamangun Pekanbaru, Ali Ahmad Nasution, dilanjutkan dengan penyampaian materi manasik haji oleh Ustaz H. Oktri M. Sastrawan. Para peserta kemudian mengikuti praktik langsung, termasuk tata cara mengenakan pakaian ihram.

Dalam pelaksanaannya, jemaah calon haji dibagi ke dalam dua kelompok untuk mengikuti sesi praktik yang dipandu langsung oleh Ustaz Oktri bersama tim. Pendekatan praktik ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih komprehensif kepada jemaah terkait rangkaian ibadah haji.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Fajar Restu Febriansyah, Komisaris Independen Roy Prakoso, Dewan Pengawas Syariah Zulhendri Rais, Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking Edi Wardana, serta Pemimpin Sekretariat Perusahaan T.M. Fadhly Kholis serta seluruh Pemimpin Kantor BRK Syariah di Wilayah Pekanbaru. Hadir pula perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Riau, Kabid Bina Penyelenggara dan Pengendalian Haji dan Umrah Zulfadi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekanbaru, Hj Haryanti.

Dalam sambutannya, Helwin Yunus menyampaikan bahwa kegiatan manasik dengan metode praktik langsung merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya yang lebih bersifat teoritis. Menurutnya, pendekatan ini penting agar calon jemaah memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menjalankan ibadah haji.

“Sebagai lembaga keuangan syariah, kami tidak hanya menjalankan fungsi intermediasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan spiritual dalam mendampingi nasabah menuju Baitullah,” ujarnya.

Ia menambahkan, BRK Syariah sebagai bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS-BPIH) terus berupaya memberikan layanan yang mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Helwin juga memaparkan, pada tahun 2026 jumlah nasabah calon jemaah haji BRK Syariah di Provinsi Riau yang telah melunasi biaya haji mencapai 1.206 orang. Khusus wilayah Pekanbaru, tercatat 427 calon jemaah dengan 270 di antaranya telah melunasi. Sementara secara keseluruhan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, jumlah calon jemaah mencapai 1.953 orang dengan 1.381 jemaah telah melunasi.

“Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada BRK Syariah sebagai mitra strategis dalam perjalanan ibadah haji,” katanya.

Sementara itu, Kabid Bina Penyelenggara dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau, Zulfadi, mengapresiasi peran BRK Syariah dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, khususnya pada tahap pendaftaran dan pelunasan.

Menurutnya, sinergi antara perbankan syariah dan pemerintah menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran proses haji. Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan puncak dari rukun Islam yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta pemahaman manasik yang baik.

“Manasik haji menjadi bekal penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan sempurna dan meraih haji mabrur,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan apresiasi kepada sejumlah pihak, termasuk perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Riau, mitra travel, serta jemaah calon haji tertua di Pekanbaru, Zaimar (81), dan termuda, Muhammad Nazib Habibullah (19).

Melalui kegiatan ini, BRK Syariah berharap seluruh calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.***