ASAHAN, AmiraRiau.com – Posyandu Melur yang terletak di Dusun II, Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, semakin mengukuhkan posisinya sebagai role model layanan kesehatan berbasis masyarakat. Pada Kamis (22/01/2026), posyandu ini menerima kunjungan studi tiru dari jajaran pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim 0208/Asahan.
Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami praktik baik (best practices) pengelolaan posyandu, terutama dalam implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) sesuai amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Posyandu Melur dikenal sebagai salah satu posyandu paling progresif di Kecamatan Simpang Empat melalui integrasi berbagai program unggulan, meliputifokus pada perbaikan gizi dan perilaku hidup bersih sehat, pengembangan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan ibu-ibu dan menyelaraskan tumbuh kembang anak dengan pemantauan kesehatan rutin.
Mewakili Bupati Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, studi tiru ini menjadi suntikan motivasi bagi para kader di lapangan.
"Kami sangat gembira karena kunjungan ini menambah motivasi bagi para kader. Pembinaan di Posyandu Melur telah berjalan baik, dan kami berharap pertukaran informasi ini dapat mendorong kemajuan posyandu di wilayah lain secara kolektif," ujar Azmy.
Ketua TP Posyandu Persit Chandra Kirana Cabang Kodim 0208/Asahan, Ny. Vina Edy Syahputra, menjelaskan bahwa alasan memilih Posyandu Melur adalah reputasinya dalam mengelola layanan secara terintegrasi.
"Kami berharap kader-kader yang kami bawa dapat menyerap ilmu dari sini. Apa yang ada di Posyandu Melur bisa kami tiru dan terapkan. Langkah awalnya adalah integrasi antar-lembaga agar kualitas layanan dan kapasitas kader kami meningkat ke depannya," ungkap Ny. Vina.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara kader Posyandu Melur dan anggota Persit, mencakup simulasi pelayanan dan tata kelola administrasi yang efisien.***
Penulis: Heru