Rakor PAD dan DBH Sumut, Bupati Asahan Minta Penyaluran Dana dan Sinkronisasi Data Diperkuat

I

Isman

Selasa, 01 September 2026 | 12:54 WIB

Rakor PAD dan DBH Sumut, Bupati Asahan Minta Penyaluran Dana dan Sinkronisasi Data Diperkuat
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, mengikuti Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).

ASAHAN, AmiraRiau.com- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengikuti Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026) pukul 14.00 WIB di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Rakor ini dipimpin Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE dan dihadiri Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, jajaran Forkopimda Sumut, seluruh Kepala Daerah se-Sumut, serta tamu undangan lain.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menegaskan, meningkatkan PAD harus jadi prioritas agar kesejahteraan masyarakat terdorong. 
"Optimalkan semua sumber yang ada, gali potensi pendapatan baru, tingkatkan mutu SDM, dan percepat digitalisasi agar celah korupsi bisa ditekan," ujarnya. 
Ia juga mendorong BUMD agar kinerjanya lebih produktif, memperkuat kerja sama lintas sektor, dan memanfaatkan program CSR dengan tepat sasaran. Menurutnya, opsen dari PKB saat ini memberikan kontribusi besar terhadap PAD.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyebut peningkatan PAD dan pelayanan publik adalah agenda utama. "Sumber utama kita ada di Pajak Kendaraan Bermotor. Dengan adanya opsen PKB, saya optimis penerimaan daerah akan naik signifikan. Karena itu dukungan penuh dari seluruh Kabupaten/Kota sangat kami butuhkan," katanya. 
"Yuk kita gerakkan semua potensi untuk mendongkrak PAD Sumatera Utara," ajaknya.

Menanggapi hal itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan, Pemkab Asahan menyambut baik rakor ini sebagai ruang memperkuat sinergi pengelolaan keuangan daerah. 
"Kami berharap DBH dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran, supaya program prioritas di daerah tidak terganggu. Kami juga memohon dukungan untuk sinkronisasi data pajak antara Provinsi dan Kabupaten/Kota, agar tidak terjadi tumpang tindih dan kebocoran," jelasnya.

Bupati menekankan, seluruh upaya peningkatan pendapatan daerah bertujuan untuk kesejahteraan rakyat. "Pendapatan yang dikelola transparan dan akuntabel akan menjadi penghubung menuju masyarakat sejahtera. Kesamaan data antara Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat menentukan agar setiap rupiah yang diterima benar-benar bermanfaat," pungkasnya.

Acara diawali dengan lagu Indonesia Raya, tari penyambutan, doa, dilanjutkan sambutan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, sambutan Gubernur Sumut, dan tanggapan dari Bupati Asahan.

Kegiatan ditutup pukul 16.00 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.***

Penulis: Heru
Editor: Isman