ROKAN HULU, AmiraRiau.com- Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Seorang petugas keamanan (security) PT. Torusganda bernama Michael Nenggolan (26) dilaporkan babak belur dihajar tiga orang pria pada Jumat (2/1/2026). Ironisnya, dua dari tiga pelaku diduga merupakan oknum perangkat Desa Mahato.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tambusai Timur saat korban sedang menjalankan tugasnya di kawasan perkebunan perusahaan.
Berdasarkan Laporan Polisi (LP) di Mapolres Rohul pada Sabtu (3/1/2026), kejadian bermula saat sebuah mobil Fortuner hitam yang membawa alat berat memasuki kawasan PT Torusganda. Didalamnya terdapat Sekretaris Desa (Sekdes) Mahato, dua oknum Kepala Dusun (Kadus), dan seorang warga sipil.
Sesuai SOP perusahaan, Michael mempertanyakan surat perintah (Sprin) terkait penggunaan alat berat di kawasan kebun. Bukannya jawaban yang didapat, Michael justru mendapatkan tindakan kekerasan.
Satu pelaku mencekik dan memukul, sementara dua oknum Kadus diduga memukul korban dari sisi kiri dan kanan yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam di bawah pelipis mata kanan hingga berdarah, serta bibir pecah mengeluarkan darah segar.
Tak cukup sampai di situ, ponsel android milik korban yang digunakan untuk merekam kejadian juga dirampas oleh pelaku.
Beruntung, aksi tersebut terhenti saat Komandan Peleton (Danton) Afdeling 2, Anton Sujarwo, tiba di lokasi. Anton menemukan anggotanya sudah terkapar tidak berdaya dengan wajah bersimbah darah.
"Negara kita adalah negara hukum. Saya meminta Polres Rohul mengusut tuntas persoalan ini secepatnya. Jangan sampai berlarut-larut, pelaku harus dihukum sesuai perbuatannya," tegas Anton saat mendampingi korban membuat laporan.
Pihak keluarga dan manajemen keamanan perusahaan telah menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Hingga saat ini, pihak Polres Rohul sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para terlapor guna mengonfirmasi dugaan keterlibatan oknum aparat desa tersebut.***
Penulis: Tim