ASAHAN, AmiraRiau.com- Kepolisian Resor (Polres) Asahan menggelar agenda Doa Kebhinekaan Lintas Agama yang dipusatkan di Aula Wira Satya Mapolres Asahan. Kegiatan spiritual kebangsaan yang masuk ke dalam kalender peringatan Hari Bhayangkara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., beserta para pemuka agama setempat.
Aksi kolektif ini diarsiteki sebagai instrumen taktis untuk mengonsolidasikan komitmen perdamaian dan merawat kerukunan antar-umat beragama di Kabupaten Asahan. Melalui forum kebhinekaan ini, seluruh elemen lintas sektor sepakat memperkuat fondasi kebersamaan demi membentengi daerah dari potensi polarisasi sosial.
"Doa lintas agama ini merupakan manifestasi nyata dari kolaborasi solid antara ditektur kepolisian, pemuka agama, dan masyarakat. Sinergi ini adalah kunci utama dalam merawat persatuan bangsa. Saat ini, indikator keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Asahan berada pada status sangat kondusif. Kami meminta para tokoh agama terus bertindak sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial," jelas Kapolres Asahan.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran korps baju cokelat yang telah menginisiasi ruang silaturahmi lintas iman tersebut. Pemkab Asahan berkomitmen memberikan dukungan kemitraan secara berkelanjutan agar institusi Polri dapat menjalankan peran modernisasi pelayanannya secara optimal.
Kerja sama strategis yang ditegaskan meliputi, mempererat komunikasi berkala antara birokrasi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna memitigasi potensi konflik vertikal maupun horizontal, memfasilitasi program-program kerja Polres Asahan agar jajaran kepolisian semakin profesional, dekat dengan basis massa, dan hadir sebagai solusi problem pengayoman, serta menggandeng tokoh masyarakat untuk mengimbau warga agar senantiasa patuh pada koridor aturan hukum yang berlaku.
Dalam inti agenda, para pemuka agama secara bergantian memimpin darmapala panjatan doa dengan khidmat sesuai teologi masing-masing. Refleksi doa bersama tersebut difokuskan pada permohonan keselamatan bangsa, ketenteraman wilayah domestik Asahan, serta ditekankan khusus pada permohonan perlindungan, kesehatan, dan kekuatan bagi personel Polri dalam mengeksekusi tusi perlindungan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di luar aspek seremonial, manajemen Polres Asahan menutup rangkaian agenda dengan menyalurkan paket santunan tunai kepada puluhan anak yatim di wilayah sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan jurnalisme kedinasan ini rampung dalam situasi keamanan yang terpantau tertib, aman, dan kondusif.***
Penulis: Heru