Sosialisasi di SMAN 2, Satlantas Bengkulu Selatan Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas

I

Isman

Kamis, 16 Juli 2026 | 15:38 WIB

Sosialisasi di SMAN 2, Satlantas Bengkulu Selatan Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas
Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan, IPTU Muklis Syayuti, S.H., M.Si., sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan pencegahan kenakalan remaja bagi siswa baru SMAN 2 Bengkulu Selatan, Kamis (16/7/2026).

BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com – Menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan generasi yang disiplin dan bertanggung jawab. Berangkat dari semangat tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Selatan menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan pencegahan kenakalan remaja bagi siswa baru SMAN 2 Bengkulu Selatan, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 2 Bengkulu Selatan sejak pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan, IPTU Muklis Syayuti, S.H., M.Si., didampingi personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), AIPTU Selamet Wisoto dan AIPTU Anita Astuti. Sosialisasi diikuti seluruh peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) beserta para dewan guru.

Dalam penyampaiannya, personel Satlantas memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenali fungsi rambu-rambu, hingga membangun kesadaran untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Para siswa juga dibekali pemahaman mengenai risiko kenakalan remaja serta diperkenalkan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana pelaporan dan pelayanan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan IPTU Muklis Syayuti menegaskan bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

"Sebagai pelajar harus menjadi contoh di jalan. Patuhi peraturan lalu lintas, gunakan helm, dan jangan berkendara sebelum cukup umur serta memiliki SIM. Hindari juga pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan," ujarnya.

Menurutnya, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar masih menjadi perhatian serius. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi upaya preventif agar para siswa memahami bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat kepolisian.

Selain membahas keselamatan berkendara, materi mengenai pencegahan kenakalan remaja juga diberikan sebagai bekal bagi para siswa agar mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, menjauhi perilaku menyimpang, dan fokus mengembangkan prestasi selama menempuh pendidikan.

Kepala sekolah SMAN 2 Bengkulu Selatan Nodi Asponi, M.Pd.menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter yang tengah ditanamkan selama pelaksanaan MPLS. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan kepolisian diharapkan dapat membentuk pelajar yang disiplin, taat hukum, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri maupun orang lain.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui sosialisasi ini, Satlantas Polres Bengkulu Selatan berharap para siswa tidak hanya memahami aturan lalu lintas dan mengenal rambu-rambu, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang menjauhi kenakalan remaja, berbudaya tertib berlalu lintas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di lingkungan sekitarnya.***

Penulis: DL

Editor: isman