PEKANBARU, AmiraRiau.com - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa insiden kebakaran kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor 14.282.667 yang berada di Jalan Hang Tuah Ujung, RT 03/RW 09, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Senin (20/7/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB, telah berhasil ditangani dengan cepat sesuai prosedur tanggap darurat.
Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga – Subholding Downstream, menjelaskan pada saat insiden terjadi, operator SPBU segera melakukan prosedur tanggap darurat dengan mengaktifkan Emergency Shutdown pada dispenser guna menghentikan aliran BBM, kemudian melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di area SPBU sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku. Selanjutnya, proses pemadaman dilanjutkan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi hingga api berhasil dipadamkan.
"Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi (police line) oleh Polresta Pekanbaru untuk kepentingan proses penyelidikan. Pertamina Patra Niaga menghormati proses tersebut dan berkoordinasi secara penuh dengan aparat penegak hukum," jelasnya Selasa (21/7/2026).
Dikatakan, sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU melakukan pemeriksaan menyeluruh, meliputi penelusuran rekaman CCTV, verifikasi data transaksi, evaluasi penerapan sistem Subsidi Tepat, serta pemeriksaan kepatuhan operator terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan dan aspek keselamatan di SPBU.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk selalu mengutamakan aspek Health, Safety, Security, & Environment (HSSE) dalam setiap operasional SPBU serta akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses investigasi oleh pihak berwenang selesai dilakukan.
Sebelumnya, insiden kebakaran tersebut menghanguskan satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul berpelat nomor BM 1442 SS milik Beni yang saat itu sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Senin 20 Juli 2026 sekitar pukul 23.40 WIB. Selain kendaraan, satu unit pompa pengisian BBM di SPBU juga ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni menjelaskan bahwa mobil yang terbakar merupakan milik Beni. Berdasarkan keterangan saksi, mobil Kijang Kapsul berwarna biru itu tengah mengisi BBM jenis Pertalite. Saat proses pengisian berlangsung, terdengar suara letupan dari bagian bawah kendaraan yang kemudian diikuti munculnya kobaran api.
"Para saksi langsung mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan berupaya memadamkan api. Namun api tidak berhasil dipadamkan dan justru semakin membesar hingga menyambar pompa pengisian BBM," ujar Kapolsek, Selasa (21/7/2026) .***