PEKANBARU, AmiraRiau.com - Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru banyak melakukan evakuasi ular dalam serangkaian penyelamatan. Jumlah evakuasi ular yang dilakukan tim selama empat bulan ini mencapai 214 kali penyelamatan.
Mereka melakukan evakuasi terhadap ular yang masuk warga. Ada berbagai jenis ular yang petugas evakuasi dari rumah warga.
"Untuk jenis ular yang kami evakuasi beragam, ada piton hingga kobra," jelas Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, Rabu (6/5/2026).
Dirinya menilai serangkaian evakuasi ini berlangsung dari Januari hingga April 2026. Ia mengingatkan warga agar jangan mengevakuasi sendiri ular ketika masuk rumah.
Dirinya menilai upaya evakuasi tersebut sangat beresiko terutama terhadap ular berbisa. Ia mengimbau warga untuk tetap tenang sembari menhubungi tim Damkar Kota Pekanbaru guna membantu evakuasi ular maupun satwa berbahaya lainnya.
Ade menjelaskan bahwa tim di lapangan bukan cuma mengevakuasi ular. Tim juga membantu evakuasi satwa lainnya seperti lebah, tawon, musang, biawak, kucing, trenggiling, monyet hingga anjing.
Mereka juga membantu warga untuk melepas kunci maupun gembok, membuka mobil terkunci dan melepas anting. Ada juga tim menbantu melepas cincin di tangan hingga yang terpasang di bagian intim pria.
"Kami berupaya membantu evakuasi satwa dan warga yang kesulitan membuka anting hingga cincin yang tersangkut," ungkapnya.
Total secara keseluruhan tim di lapangan sudah melakukan serangkaian evakuasi dan penyelamatan. Mereka sudah melakukan 455 evakuasi dan penyelamatan.
Warga yang butuh bantuan evakuasi dan penyelamatan bisa segera menghubungi tim Damkar Pekanbaru lewat 0861 22382 atau 0851 8607 0113. ***