Tampil di ISEF 2026, BRK Syariah Perkuat Eksistensi dan Layanan Keuangan Syariah

I

Isman

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:56 WIB

Tampil di ISEF 2026, BRK Syariah Perkuat Eksistensi dan Layanan Keuangan Syariah
BRK Syariah, ikut berpartisipasi dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

JAKARTA, AmiraRiau.com — PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah, ikut berpartisipasi dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Partisipasi tersebut dengan membuka booth pada kegiatan yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Keikutsertaan BRK Syariah dalam ajang ekonomi dan keuangan syariah berskala nasional ini, merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memperkuat eksistensi korporasi, memperkenalkan layanan perbankan syariah, serta membangun kedekatan dengan masyarakat dan pelaku usaha.

Melalui booth tersebut, BRK Syariah diharapkan dapat memberikan informasi mengenai produk dan layanan perbankan syariah kepada pengunjung, sekaligus membuka ruang komunikasi dan penjajakan peluang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

Sejalan dengan itu Indra Bayu, selaku Branch Manager Jakarta yang hadir sebagai representasi BRK Syariah dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa, penguatan pembiayaan syariah telah menjadi salah satu fokus strategis BRK Syariah dalam mendukung pertumbuhan sektor produktif. 

“Akses pembiayaan yang tepat diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan kapasitas bisnis, meningkatkan produktivitas, serta memperluas peluang pasar. Hal ini sejalan dengan semangat Bulan Pembiayaan Syariah 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian ISEF 2026 ini,” katanya.

ISEF 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi lembaga keuangan, pelaku usaha, dan berbagai institusi terkait untuk memperkuat kolaborasi serta mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti yang dihadiri Kementrian Kordinator Perekonomian, Kementrian Perdagangan, DPR RI, OJK, LPS, BPJPH, BPKH, Baznas, BWI serta melibatkan berbagai lembaga, asosiasi, pelaku industri halal, pelaku UMKM, serta mitra ekonomi dan keuangan syariah.

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam arahannya mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat sinergi yang telah terbangun, karena keberhasilan ISEF bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju ekonomi syariah Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berkeadilan.

“Melalui sinergi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan, mari kita jadikan Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,” ajaknya.

Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut juga mengatakan, ini adalah kegiatan expo ekonomi syariah terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia melalui ISEF pada tahun 2026. Bagi BRK Syariah, keikutsertaan dalam kegiatan ini bentuk partisipasi dalam agenda ekonomi dan keuangan syariah dengan skala nasional. 

“Keikutsertaan BRK Syariah dengan membuka booth pada ISEF 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi perseroan sebagai bank pembangunan daerah yang berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian melalui layanan keuangan yang berlandaskan prinsip syariah. Hal ini akan menjembatani kebutuhan dunia usaha yang berkesempatan hadir pada acara ini dengan layanan keuangan syariah yang produktif dari BRK Syariah, tentunya dengan orientasi pada pertumbuhan jangka panjang" tutupnya.

Bagi BRK Syariah, partisipasi melalui pembukaan booth ini juga menjadi momentum untuk memperkuat citra sebagai bank pembangunan daerah yang berkomitmen menghadirkan layanan keuangan berdasarkan prinsip syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. 

Melalui partisipasi dalam ISEF 2026, BRK Syariah berharap dapat memperluas jejaring, meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, dan memperkuat kontribusi perseroan dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan ***