PEKANBARU, AmiraRiau.com- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memastikan bahwa proses asesmen jabatan Pejabat Tinggi Pratama (PTP/JPTP) di lingkungan Pemprov Riau tetap berjalan sesuai aturan, menegaskan komitmen pemerintah daerah.
Pernyataan ini disampaikan Plt Gubri usai memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Kantor Gubernur Riau, menekankan bahwa proyek asesmen yang sudah berjalan harus dilanjutkan.
"Asesmen tetap kita jalankan, ini kan ada biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah tetap dilaksanakan. Siapapun gubernurnya tetap dilaksanakan,” ujar SF Hariyanto.
Proses asesmen untuk 20 jabatan JPTP sedang memasuki tahap krusial. Sebanyak 168 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan kompetensi manajerial/sosial kultural, saat ini mengikuti tahap seleksi berikutnya.
Tahap Saat Ini, yaitu seleksi tahap kedua, meliputi tes kompetensi dan penulisan makalah yang akan berlangsung dari 10 hingga 14 November 2025.
Formasi yang dibuka mencakup jabatan strategis, seperti Sekretaris DPRD, Kepala Dinas (Kesehatan, LHK, Kominfo, PM-PTSP, Kelautan dan Perikanan, Pariwisata, Perkebunan, ESDM), Kepala Badan (Bappeda, BPKAD, Bapenda, BKD), Kepala Biro (Kesra, Perekonomian, Umum, Adpim, BPJ), hingga Direktur RSUD Arifin Achmad.
SF Hariyanto menanggapi 2 jabatan penting yang kini kosong dan belum diikutsertakan dalam asesmen tahun ini, yaitu Kepala Dinas PUPR PKPP. Jabatan ini kosong pasca kepala dinas ditahan KPK karena kasus OTT. Serta Kepala Inspektorat pasca kepala dinas didemosi ke eselon III.
Plt Gubri memastikan proses asesmen untuk kedua jabatan ini akan segera dibuka, namun terpaksa ditunda hingga tahun depan.
"Yah itu kita buka, Insya Allah tetap dilaksanakan tahun depan. Ini waktunya pendek, anggaran terbatas, dan waktu pun terbatas, 2026 kita buka awal,” katanya.
Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan lain, Plt Gubri telah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk 10 jabatan kepala OPD lain, dengan kebijakan memprioritaskan Sekretaris OPD setempat.***