PEKANBARU, AmiraRiau.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjelaskan bahwa anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dipengaruhi kombinasi melemahnya permintaan pasar global dan meningkatnya produksi kelapa yang sedang memasuki musim panen.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriyadi, SHut, MT, mengatakan penurunan harga bukan hanya terjadi di tingkat lokal, melainkan merupakan dampak dari perlambatan pasar internasional terhadap produk kelapa dan turunannya.
"Ada beberapa penyebab harga kelapa turun. Saat ini permintaan produk hasil kelapa dan turunannya sedang menurun di pasar global sehingga antrean bahan baku di Sambu juga sedang ramai. Penjualan ke Malaysia melalui kapal juga sedang sepi," kata Supriyadi, Rabu (29/7/2026).
Ia mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan harga kelapa ikut mengalami penyesuaian. Saat ini harga kelapa jambul yang dipasarkan ke Malaysia berada di kisaran Rp1.700 per kilogram, sedangkan harga pembelian di PT Pulau Sambu mencapai sekitar Rp1.900 per kilogram untuk kelapa jambul dan Rp2.200 per kilogram untuk kelapa licin.
Di sisi lain, produksi kelapa dari kebun petani justru sedang meningkat karena memasuki musim panen.
Menurut Supriyadi, kondisi panen yang baik tidak terlepas dari membaiknya infrastruktur perkebunan, didukung kondisi cuaca yang masih mendukung aktivitas petani.
"Sekarang sedang musim panen dan hasilnya juga bagus. Ini merupakan dampak dari perbaikan infrastruktur. Air pasang belum terlalu tinggi dan curah hujan juga masih normal sehingga produksi buah meningkat," ujarnya.
Pemprov Riau juga telah meminta penjelasan langsung kepada pihak PT Pulau Sambu mengenai kondisi pasar saat ini.
"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Sambu. Mereka menyampaikan bahwa permintaan memang relatif landai, sedangkan buah yang masuk ke pabrik sedang banyak," jelasnya.
Meski harga sedang mengalami tekanan, petani diharap bersabar mengingat saat ini Pemprov Riau terus berupaya menyiapkan solusi jangka panjang melalui usulan pembentukan regulasi harga dan percepatan hilirisasi industri kelapa agar petani memperoleh nilai jual yang lebih baik serta memiliki pasar yang lebih kuat di masa mendatang. ***