Sementara itu Kepala Bulog Divre Riau-Kepri Basirun mengatakan, stok beras yang ada di gudang sebanyak 818 ton. Kemudian ada lagi beras yang sedang dalam perjalanan dari Dumai sebanyak 1.600 ton.
"Kapal yang mengangkut cadangan beras sudah sandar di pelabuhan Dumai sebanyak 4.600 ton. Jadi, stok beras ini cukup hingga bulan April. Semuanya beras Thailand dengan patahan (broken) 5 persen," ungkap dia.
Begitu juga dengan stok gula untuk Bulan Ramadan sebanyak 177 ton, minyak goreng premium 285.000 liter, tepung terigu 13.600 kilogram, serta daging kerbau 20.000 kilogram.
"Penyaluran stok bahan pokok ini bekerja sama dengan pemerintah daerah. Jadi, kami tidak langsung menjual ke pasar umum. Tetapi, stok bahan pokok untuk kegiatan pasar murah, operasi pasar, dan lain sebagainya," tutup Basirun. (abd)
Sementara itu Kepala Bulog Divre Riau-Kepri Basirun mengatakan, stok beras yang ada di gudang sebanyak 818 ton. Kemudian ada lagi beras yang sedang dalam perjalanan dari Dumai sebanyak 1.600 ton.
"Kapal yang mengangkut cadangan beras sudah sandar di pelabuhan Dumai sebanyak 4.600 ton. Jadi, stok beras ini cukup hingga bulan April. Semuanya beras Thailand dengan patahan (broken) 5 persen," ungkap dia.
Begitu juga dengan stok gula untuk Bulan Ramadan sebanyak 177 ton, minyak goreng premium 285.000 liter, tepung terigu 13.600 kilogram, serta daging kerbau 20.000 kilogram.
"Penyaluran stok bahan pokok ini bekerja sama dengan pemerintah daerah. Jadi, kami tidak langsung menjual ke pasar umum. Tetapi, stok bahan pokok untuk kegiatan pasar murah, operasi pasar, dan lain sebagainya," tutup Basirun. (abd)