Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Asahan Berlangsung Tertib, Bupati Ajak Warga Aktualisasikan Nilai Kebangsaan

I

Isman

Jumat, 05 Juni 2026 | 09:33 WIB

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Asahan Berlangsung Tertib, Bupati Ajak Warga Aktualisasikan Nilai Kebangsaan
Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 .

ASAHAN, AmiraRiau.com- Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Asahan, Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Senin 1 Juni 2026 tepat pukul 07.40 WIB. Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan barisan peserta yang rapi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. Dampinginya Wakil Bupati Rianto, S.H., M.A.P. Jajaran Forkopimda hadir lengkap mulai dari Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M.Tr.Opsla., CTMP, Kapolres AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H, Kajari Mochamad Judhy Ismono, SH, MH, Ketua PN Sayed Tarmizi, S.H., M.H, Sekda Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H, Asisten I M. Azmi Ismail, A.P, M.Si, para Staf Ahli Bupati, serta Kapten Inf Legimin mewakili Dandim 0208/AS. Barisan ASN, OPD, TNI-Polri, dan tokoh adat se-Kabupaten Asahan turut hadir.

Upacara dibuka dengan laporan perwira, penghormatan umum, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Naskah Pancasila oleh Inspektur yang diikuti seluruh peserta, lalu pembacaan Pembukaan UUD 1945. Amanat Inspektur menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar tindakan nyata.

Amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia dibacakan Danlanal TBA. Inti pesannya: 1 Juni adalah pengingat agar semangat Pancasila tidak sekadar tertulis, tetapi hidup dalam perilaku setiap warga. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, pidato itu menyoroti peran Pancasila mempersatukan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik. Nilai musyawarah dan gotong royong disebut relevan sebagai kontribusi Indonesia untuk perdamaian global.

Pesan khusus diarahkan kepada menteri dan kepala daerah agar menjadikan Pancasila ideologi yang hidup. Setiap kebijakan diminta berpihak pada keadilan sosial, menjamin hak masyarakat paling kecil, dan menutup ruang intoleransi yang berpotensi memecah kebangsaan.

Usai prosesi lapangan, Bupati Taufik menegaskan peringatan ini menguatkan komitmen bersama. “Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman kita berbangsa. Mari amalkan dalam kerja dan interaksi sehari-hari agar persatuan serta toleransi tetap terjaga,” ucapnya.

Kegiatan kemudian berlanjut di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Bupati bersama Forkopimda, pejabat Pemkab, dan peserta upacara mengikuti siaran langsung Upacara Nasional Hari Lahir Pancasila 2026 melalui kanal YouTube BPIP dari Gedung Pancasila, Jakarta. Pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga disimak dengan khidmat.

Penutup ditandai pembacaan doa, lagu “Garuda Pancasila” dan “Andika Bayangkari”. Komandan Upacara menyampaikan laporan terakhir dan membubarkan barisan sekitar pukul 10.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.***

Penulis: Heru