Wabup Asahan Apresiasi KKN UGM Ubah Limbah Makanan Jadi Pakan Ternak

I

Isman

Senin, 10 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Wabup Asahan Apresiasi KKN UGM Ubah Limbah Makanan Jadi Pakan Ternak
Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., meninjau program mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada di Pesantren Darul Falah, Kecamatan Aek Songsongan, Sabtu (8/8/2026).

ASAHAN, AmiraRiau.com-  Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., meninjau program mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada di Pesantren Darul Falah, Kecamatan Aek Songsongan, Sabtu (8/8/2026).

Turut hadir mendampingi kepala OPD Pemkab Asahan, pimpinan Pesantren Darul Falah, perwakilan PT Inalum, serta rombongan mahasiswa KKN UGM Tahun 2026.

Dalam kunjungan itu, Wabup melihat langsung inovasi mahasiswa dalam mengolah sisa makanan. Limbah dapur pesantren yang sebelumnya dibuang, kini dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot. Maggot yang dihasilkan kemudian dipakai sebagai pakan tambahan untuk ternak bebek milik pesantren.

Muhammad Ghazalah Anwar, salah satu mahasiswa KKN UGM yang ditempatkan di Desa Aek Songsongan, mengatakan program ini dibuat untuk mengurangi sampah organik sekaligus membantu kebutuhan pakan peternak.

“Kami mengubah sisa makanan menjadi maggot. Hasilnya bisa jadi pakan yang lebih murah dan bergizi. Harapannya masyarakat dapat melanjutkan program ini secara mandiri,” ujarnya.

Wabup Asahan menyampaikan apresiasi kepada UGM melalui pelaksanaan KKN-PPM 2026 dan kepada PT Inalum yang telah memfasilitasi kehadiran mahasiswa di Kabupaten Asahan.

“Saya mengapresiasi kerja mahasiswa KKN UGM. Sisa makanan yang semula menjadi limbah, sekarang bisa diolah jadi pakan. Ini inovasi sederhana tapi manfaatnya besar jika terus dikembangkan,” kata Rianto.

Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan masyarakat seperti ini penting untuk menghadirkan solusi ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi. Ia berharap ilmu dan metode yang diperkenalkan mahasiswa bisa dipraktikkan warga.

Dengan demikian, keberadaan KKN UGM di Asahan diharapkan tidak hanya meninggalkan kegiatan, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang bisa dikembangkan masyarakat dalam jangka panjang.***

Penulis: Heru
Editor: Isman