Selanjutnya Bagus mengajak Walikota Dumai Faisal untuk memberikan reward kepada para tokoh perintis pelaku usaha yang telah berhasil memotivasi generasi muda menjadi wirausaha tangguh di daerah.
"Kami memang bisnis mengejar cuan keuntungan. Tapi jujur saja paguyuban ini tidak semata- mata ngejar duit harta benda saja. Kami diajarkan dengan ilmu kebatinan untuk saling bantu membantu, saling nasehat menasehati, karena dari sawah dagang bakso inilah kami mendapat keberkahan rezeki.” ungkapnya.
Dilansir Diskominfotik Bengkalis, Walikota Dumai H Paisal, mengakui bahwa sampai hari ini pertumbuhan ekonomi Dumai luar bisa dari 5,5 persen menjadi 6,3 persen dan salah satunya sumbangan dari UMKM Dumai yang tumbuh maju.
"Kami Pemko Dumai terus membuat kuliner-kuliner baru, hari ini ada tiga tempat dan insyaallah tahun depan ada lima tempat kuliner baru di kota idaman ini", ungkapnya.
Kita juga melihat dari pelaku usaha Bakso tambah Faisal, dalam satu lapak usahanya minimal ada tiga pekerja, ini artinya dengan semakin berkembangnya pelaku usaha bakso tentu membuka lapangan pekerjaan dan tentu akan mengurangi pengangguran di daerah kita.
Silaturahmi bersama PBSR tersebut dihadiri Wabup Bagus Santoso didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj Nona Siti Aisyah , Walikota Dumai H Paisal, Ketua PBSR Muntari. Ketua Persatuan Bakso Kota Dumai (PBKD) Pakde Teguh, Ketua Perserikatan Panam Manunggal (PPM) Hantoro, Dewan Pembina Pamor Pakde Tugimin, Tokoh sepuh perintis Bakso di Pekanbaru H Sugimo, 100 pedagang Bakso rombongan dari Pekanbaru serta Sukatno Ketua Pujakesuma dan anggota dari Duri.
Acara bertambah meriah dengan suguhan berbagai kuliner spesial Bakso Rahayu legenda Bakso Dumai, Spesial Ice Cream, Tape Ketan, Juadah, Getok dan aneka hasil bumi. Dan semarak camput sari pimpinan Pakde Untung Dumai.***