PEKANBARU, AmiraRiau.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan peran aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pekanbaru. Selama ini, PKK dinilai sukses menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Agung dalam puncak peringatan Hari Gerak PKK ke-54 yang berpusat di Lapangan Bukit Putera Senapelan, Senin (29/6/2026).
"PKK memiliki peran yang sangat strategis, mulai dari meningkatkan kesejahteraan keluarga hingga mendukung percepatan pembangunan daerah. Kami sangat mengapresiasi kader PKK yang selalu aktif membantu pemerintah dan masyarakat," ujar Agung Nugroho.
Pada momentum bersejarah ini, Agung menaruh harapan besar agar TP PKK Pekanbaru bisa semakin melekat di hati masyarakat. Ia menekankan bahwa kontribusi PKK saat ini harus meluas, tidak hanya berfokus pada pembinaan internal keluarga, melainkan juga harus menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan.
"Harapan kami, PKK semakin dekat dengan masyarakat, membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan, menjaga kelestarian alam, serta menjadi garda terdepan pelopor kebersihan di Kota Pekanbaru," tuturnya.
Sebagai wujud penghargaan nyata atas kerja keras yang tanpa pamrih, Agung Nugroho secara pribadi memberikan hadiah umrah kepada dua kader PKK yang dinilai menunjukkan dedikasi luar biasa bagi masyarakat.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kini tengah merancang berbagai skema penghargaan serupa bagi warga kota yang taat aturan. Salah satunya adalah pemberian stimulus dan hadiah bagi para wajib pajak yang memiliki catatan kepatuhan terbaik guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami ingin membudayakan pemberian apresiasi kepada masyarakat yang aktif mendukung program pemerintah. Salah satu bentuk penghargaan yang sedang kami matangkan adalah hadiah umrah serta bentuk apresiasi menarik lainnya untuk warga yang taat membayar pajak," jelas Agung.
Di samping isu lingkungan dan kesejahteraan, Wali Kota Agung juga menitipkan misi sosial kemanusiaan yang krusial kepada seluruh kader PKK. Ia meminta PKK ikut mengawal jalannya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar hak pendidikan anak-anak di Pekanbaru terpenuhi dengan baik.
Agung menyoroti fenomena klasik di mana masih didapati anak-anak yang belum bisa mengambil ijazah kelulusan lantaran terkendala tunggakan biaya di sekolah. Masalah menahun ini menurutnya membutuhkan jembatan informasi yang cepat lewat sinergi PKK dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
"Kami ingin seluruh elemen bergerak bersama secara masif untuk mewujudkan target zero anak putus sekolah di Kota Pekanbaru. PKK memiliki mata dan telinga di tingkat lingkungan terkecil untuk memantau, mendeteksi, dan membantu menyelesaikan persoalan sensitif seperti ini di tengah masyarakat," pungkasnya.***