Wastra Lokal Riau Jadi Kekuatan Baru Pengembangan Fesyen Daerah

A

administrator

Rabu, 24 Desember 2025 | 00:00 WIB

Wastra Lokal Riau Jadi Kekuatan Baru Pengembangan Fesyen Daerah

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Wastra lokal Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai identitas fesyen daerah yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Kekayaan cerita, filosofi, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya menjadi keunggulan tersendiri bagi desainer asal Riau.

Leader Subsektor Fesyen Riau Creative Hub, Thiffa Qaisty Salsabila, menyebut bahwa wastra dan kearifan lokal merupakan peluang terbesar bagi industri fesyen Riau saat ini. Keunikan cerita daerah menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki daerah lain.

“Potensi yang sangat berpeluang untuk dikembangkan itu wastra dan kearifan lokal kita. Cerita-cerita daerah ini yang jadi privilege anak daerah,” kata Thiffa, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, pada awal perjalanan kariernya, tenun Riau belum banyak dikembangkan oleh desainer lokal. Wastra masih dipandang sebagai busana seremonial dengan karakter kain yang tebal dan motif yang kuat, sehingga kurang diminati untuk penggunaan sehari-hari.

“Dulu waktu awal Thiffa berkarier, tenun Riau belum banyak ter-development oleh desainer lokal. Tantangannya itu karena kainnya tebal dan motifnya nyentrik,” ujarnya.

Namun, Thiffa mencoba menghadirkan inovasi dengan mengolah tenun Riau menjadi busana ready to wear atau siap pakai yang lebih praktis tanpa menghilangkan identitasnya. Langkah ini dinilai efektif membuka pasar baru yang lebih luas.

Upaya ini diperkuat dengan kebijakan daerah yang mendorong penggunaan wastra lokal, seperti adanya hari khusus untuk mengenakan produk wastra. Hal tersebut dinilai sebagai pasar potensial yang sangat menjanjikan bagi pelaku fesyen lokal.

Thiffa melihat kini semakin banyak desainer dan pengrajin di Riau yang mulai fokus mengembangkan wastra lokal. Hal ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri fesyen daerah.

“Sekarang sudah banyak desainer yang concern dengan wastra. Ini jadi peluang besar untuk masuk pasar global,” katanya.

Ia optimistis dalam lima tahun ke depan, fesyen Riau akan semakin kuat dengan wastra sebagai kekuatan utama. Apalagi jika dikemas secara modern dan mengikuti selera global tanpa meninggalkan akar budaya.***