Akurasi Data Jadi Prioritas, Lapas Pasir Pengaraian Validasi Program Ketahanan Pangan dan UMKM

I

Isman

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:22 WIB

Akurasi Data Jadi Prioritas, Lapas Pasir Pengaraian Validasi Program Ketahanan Pangan dan UMKM
Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian mengikuti zoom veeting validasi ketahanan pangan dan UMKM dalam sistem Satu Data Pemasyarakatan, Selasa (3/3/2026).

PASIR PENGARAIAN, AmiraRiau.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian mengikuti evaluasi nasional melalui Zoom Meeting Validasi Ketahanan Pangan dan UMKM dalam sistem Satu Data Pemasyarakatan, Selasa (3/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program pembinaan kemandirian terdokumentasi secara akurat dan faktual.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Pasir Pengaraian, Efendi P Purba, bersama jajaran Seksi Binadik dan Giatja serta Subseksi Bimbingan Kerja.

Validasi ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan agar seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia melakukan input data riil. Sistem Satu Data Pemasyarakatan dirancang sebagai basis data terpadu untuk memantau produktivitas warga binaan di bidang ketahanan pangan dan ekonomi kreatif.

"Data yang kita laporkan harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Keakuratan data sangat penting karena menjadi dasar pertanggungjawaban program pembinaan kita kepada pusat," tegas Efendi P Purba.

Lapas Pasir Pengaraian melaporkan sejumlah capaian strategis dalam pembinaan kemandirian, di antaranya sektor peternakan dan pertanian produktif dan layanan jasa laundry, pangkas rambut, hingga produksi kue hasil karya warga binaan.

Efendi menambahkan bahwa program ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen nyata untuk memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan kemandirian ekonomi.

Melalui validasi ini, diharapkan seluruh laporan kegiatan kemandirian tersaji secara transparan dan menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis dalam pengembangan program pembinaan di masa depan.***

Penulis: Humas Lapas/Yus