Salah satu bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kondisinya semakin parah yang membuat jarak pandang di daerah itu hanya kurang dari 10 meter pada Senin pagi (2/10/2023).
"Sepanjang jalan saya membunyikan klakson dan menyalakan lampu panjang sepeda motor, supaya tidak sampai bertabrakan dengan pengendara dari berlawanan arah," kata Hadi, warga Sampit seperti dikutip Antara.
Tak hanya ruas jalan utama, seperti Jalan Tjilik Riwut, Sudirman, dan HM Arsyad, kabut asap parah juga mengepung kawasan pinggir sungai, yaitu Jalan Baamang I, yang biasanya terbebas dari kabut asap. Stasiun Meteorologi Haji Asan Kotawaringin Timur mencatat, jarak pandang hingga pukul 07.00 WIB hanya sekitar 10 meter.
Warga yang berkendara harus mengurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan. Sebagian warga juga menggunakan masker untuk mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Menyikapi kondisi ini, Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur menegaskan kembali kebijakan terkait adaptasi kegiatan belajar dan mengajar. Untuk kawasan yang terdampak cukup parah, diperkenankan melakukan pembelajaran dengan sistem daring.***
Link berhasil disalin!
Bantah Tuduhan Malaysia, Menteri LHK Siti Nurbaya: Tak Ada Asap Nyebrang ke Malaysia!
A
Alseptri Ady
Senin, 02 Oktober 2023 | 00:00 WIB
Baca Juga
Laptop Baterai Awet Terbaik: Zenbook & Vivobook S dengan Daya Tahan hingga 32 Jam
1 bulan yang lalu
Bahasa Melayu sebagai Bahasa ASEAN
11 bulan yang lalu
Hapus Sistem Outsourcing, Presiden Prabowo: Pengusaha Tak Boleh Kaya Sendiri, Pekerja Harus Hidup Layak!
1 tahun yang lalu