Pj Gubernur Riau SF Hariyanto didampingi Pj Sekda Indra, bersama pejabat lainnya memimpin rapat teknis pelaksanaan Lancang Kuning Carnaval, Germas BBI/BBWI dan Raker Komwil I Apeksi pada 3 sampai 5 Mei 2024.[/caption]
“Sesuai arahan Pj Gubernur Riau, bahwa setiap Kabupaten/Kota minimal mengirimkan 100 penari yang akan berpartisipasi memecahkan rekor muri yaitu 10.000 orang menarikan tarian lancang kuning,” kata Toharuddin.
Toharuddin menyebutkan Pemkab Bengkalis apresiasi terdahap kegiatan Lancang Kuning Carnaval dan bakal memanfaatkan kesempatan emas tersebut.
“Mudah-mudahan semua rencana yang kita rapatkan hari ini berjalan lancar sesuai harapan. Tentu kita dari Pemkab Bengkalis siap ikut berpartisipasi didalamnya,” pungkas Toharuddin.
Lanjut Asisten 2 Pemkab Bengkalis ini, Lancang Kuning Carnaval tentunya akan menjadi pemicu untuk datangnya wisatawan ke Bumi Lancang Kuning, oleh karenanya ekonomi akan bergerak dan harus dimanfaatkan oleh semua daerah termasuk Kabupaten Bengkalis.
“Ini yang harus kita manfaatkan, Pemkab Bengkalis memandang kegiatan ini sebagai peluang juga ajang promosikan kesenian serta produk daerah,” lanjutnya.
Acara yang rencananya akan menjadi terbesar di Sumatera ini juga akan melibatkan Gubernur, Forkopimda Riau, Kepala PD Riau serta Bupati/Walikota dan Sekda se-Riau beserta pasangan untuk Fashion Show. (mcr)***
Pj Gubernur Riau SF Hariyanto didampingi Pj Sekda Indra, bersama pejabat lainnya memimpin rapat teknis pelaksanaan Lancang Kuning Carnaval, Germas BBI/BBWI dan Raker Komwil I Apeksi pada 3 sampai 5 Mei 2024.[/caption]
“Sesuai arahan Pj Gubernur Riau, bahwa setiap Kabupaten/Kota minimal mengirimkan 100 penari yang akan berpartisipasi memecahkan rekor muri yaitu 10.000 orang menarikan tarian lancang kuning,” kata Toharuddin.
Toharuddin menyebutkan Pemkab Bengkalis apresiasi terdahap kegiatan Lancang Kuning Carnaval dan bakal memanfaatkan kesempatan emas tersebut.
“Mudah-mudahan semua rencana yang kita rapatkan hari ini berjalan lancar sesuai harapan. Tentu kita dari Pemkab Bengkalis siap ikut berpartisipasi didalamnya,” pungkas Toharuddin.
Lanjut Asisten 2 Pemkab Bengkalis ini, Lancang Kuning Carnaval tentunya akan menjadi pemicu untuk datangnya wisatawan ke Bumi Lancang Kuning, oleh karenanya ekonomi akan bergerak dan harus dimanfaatkan oleh semua daerah termasuk Kabupaten Bengkalis.
“Ini yang harus kita manfaatkan, Pemkab Bengkalis memandang kegiatan ini sebagai peluang juga ajang promosikan kesenian serta produk daerah,” lanjutnya.
Acara yang rencananya akan menjadi terbesar di Sumatera ini juga akan melibatkan Gubernur, Forkopimda Riau, Kepala PD Riau serta Bupati/Walikota dan Sekda se-Riau beserta pasangan untuk Fashion Show. (mcr)***