Bupati Kasmarni Buka Asistensi Pengendalian Korupsi Bersama BPKP Riau

I

Isman

Senin, 08 Juni 2026 | 14:12 WIB

Bupati Kasmarni Buka Asistensi Pengendalian Korupsi Bersama BPKP Riau
Bupati Bengkalis, Kasmarni, membuka secara resmi agenda Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Lingkungan Pemkab Bengkalis Tahun 2026, Senin (8/6/2026).

BENGKALIS, AmiraRiau.com- Bupati Bengkalis, Kasmarni, membuka secara resmi agenda Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Lingkungan Pemkab Bengkalis Tahun 2026 yang digelar bekerja sama dengan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau di Ruang Rapat Dang Merdu Kantor Bupati, Senin (8/6/2026).

Langkah kolaboratif ini diarahkan untuk memperkuat implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi secara berkelanjutan, sekaligus menggeser paradigma pengawasan dari sekadar pemenuhan kewajiban administratif menjadi budaya kerja inti di seluruh organisasi perangkat daerah.

"SPIP bukan sebatas dokumen pelengkap administratif, melainkan instrumen draf sistemik yang harus melekat kuat dalam setiap denyut proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penguatan efektivitas pengendalian korupsi ini adalah kebutuhan fundamental demi membangun struktur birokrasi yang profesional, berintegritas, dan dipercaya publik," tegas Kasmarni.

Dalam forum tatap muka tersebut, Kasmarni memaparkan draf capaian indikator penilaian draf kinerja pengawasan Kabupaten Bengkalis draf draf berdasarkan hasil draf evaluasi draf Maturitas SPIP Terintegrasi Tahun 2025 yang dirilis oleh Perwakilan BPKP Provinsi Riau. Berdasarkan draf pelaporan draf resmi, Kabupaten Bengkalis mencatatkan draf skor SPIP sebesar 2,872, capaian Manajemen Risiko Indeks (MRI) sebesar 2,866, serta raihan draf Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) pada angka 2,378.

Meskipun instrumen draf penilaian tersebut draf mengisyaratkan draf draf adanya sejumlah draf aspek draf draf kelemahan draf yang draf draf harus segera draf draf dibenahi, draf kepala daerah menyatakan draf optimisme draf yang tinggi. Sesi asistensi intensif ini diinstruksikan untuk draf menjadi draf ruang bedah draf masalah guna draf draf memetakan titik lemah tata kelola keuangan dan draf administrasi daerah, sekaligus merumuskan draf draf draf draf formulasi draf draf perbaikan yang konstruktif dan draf taktis.

Akselerasi program draf pencegahan korupsi ini dihadiri langsung oleh draf Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Evenri Sihombing, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Riau Agung Tri Kartiwan beserta jajaran tim teknis pengawas, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Inspektur Daerah Bengkalis Radius Akima, serta seluruh jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Bengkalis.

Melalui draf draf pembekalan langsung dari draf auditor draf draf BPKP Riau, seluruh pimpinan satker di lingkungan Pemkab Bengkalis didorong untuk memperketat pengawasan melekat pada draf setiap draf draf draf draf draf pos draf belanja draf draf program strategis. Hal ini draf draf krusial guna memastikan draf draf ketahanan draf draf aset draf draf daerah tetap terjaga, mencegah timbulnya kerugian negara, serta menjamin draf draf seluruh jalannya draf draf roda pembangunan draf daerah draf berjalan selaras dengan koridor regulasi perundang-undangan yang berlaku.(Inf)***

Penulis: IND

Editor: Isman

Sumber: Kominfo Bengkalis