BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com – Memperkuat kedisiplinan masyarakat di jalan raya, Polres Bengkulu Selatan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026 pada Senin (2/2/2026). Apel yang berlangsung di halaman Mapolres ini dipimpin oleh Wakapolres Bengkulu Selatan, Kompol Berlan Simanjuntak, dengan melibatkan personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengecek kesiapan personel serta sarana pendukung guna menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang optimal di wilayah hukum Bengkulu Selatan.

Dalam arahannya, Kompol Berlan menyoroti data evaluasi tahun 2024–2025 yang menunjukkan tren kenaikan angka kecelakaan. Meskipun tindakan teguran naik 43%, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan justru meningkat drastis hingga 86%.
"Operasi ini adalah upaya cipta kondisi agar masyarakat merasakan keamanan. Fokus utama kami adalah menekan fatalitas kecelakaan sekaligus meningkatkan disiplin lalu lintas secara masif," tegas Kompol Berlan.
Polres Bengkulu Selatan akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, namun tetap melakukan penegakan hukum profesional melalui tilang elektronik (ETLE) maupun manual.
Sasaran utama operasi tahun ini, yaitu tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, menggunakan ponsel saat berkendara, berboncengan lebih dari dua orang, pengemudi di bawah umur, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan, penggunaan knalpot brong (tidak standar), kendaraan tanpa pelat nomor resmi dan pelanggaran di titik rawan kecelakaan.
.jpg)
Operasi Keselamatan Nala 2026 dirancang sebagai langkah awal menuju Operasi Ketupat 2026 (Hari Raya Idul Fitri). Melalui pendekatan edukatif, polisi berharap masyarakat tidak hanya tertib karena adanya petugas, melainkan sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama bagi setiap pengguna jalan.***
Penulis: Erlan S