Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput

I

Isman

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:00 WIB

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama civitas akademika Universitas Lancang Kuning melakukan aksi penanaman pohon sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-27 PNM di lingkungan kampus, Rabu (3/6/2026).

PEKANBARU, AmiraRiau.com — Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, namun investasi ekologis tersebut memiliki implikasi kemanfaatan jangka panjang. Mulai dari struktur akar yang kokoh menahan abrasi tanah, daun yang memproduksi oksigen guna memperbaiki kualitas udara, hingga batang peneduh, pohon memegang peran krusial dalam menjaga stabilitas ekosistem.

Narasi edukasi lingkungan tersebut mengemuka dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang diselenggarakan secara khidmat di Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).

Menghadapi tantangan nyata perubahan iklim global, gerakan penghijauan (afforestation) kini menjadi urgensi bersama untuk merawat ruang hidup masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti konkret dukungan korporasi terhadap pemenuhan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 13 mengenai Penanganan Perubahan Iklim dan Poin 15 terkait Ekosistem Daratan.

Sebagai lembaga keuangan non-bank yang selama ini dikenal fokus pada pembiayaan kemitraan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera, PNM kini memperluas radar kepeduliannya ke aspek kelestarian alam melalui program PNM Peduli.

Gerakan masif ini diwujudkan melalui aksi penanaman total 29.000 bibit pohon yang tersebar di 58 wilayah kantor cabang PNM dari Sabang hingga Merauke. Ikhtiar hijau ini diharapkan mampu menstimulus terciptanya lingkungan pemukiman yang lebih sehat bagi masyarakat akar rumput.

Aksi penanaman pohon ini merupakan kelanjutan dari kampanye keberlanjutan bertajuk RE3 FOR-E. Sebelumnya, gerakan internal Insan PNM tersebut sukses mengoleksi dan menyalurkan 20 ton pakaian layak pakai kepada masyarakat prasejahtera, didampingi distribusi buku bacaan massal guna mendongkrak indeks literasi anak bangsa.

"Dari pakaian yang diberi kehidupan kedua, buku yang membuka cakrawala ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian aksi ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat oleh PNM hadir dalam banyak dimensi: ekonomi, sosial, dan lingkungan."

Sentuhan kepedulian ini juga diakselerasi melalui program PNM Mengajar yang menyasar 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di tingkat nasional. Melalui program ini, PNM menanamkan kesadaran dini pada generasi muda bahwa masa depan ekonomi yang tangguh harus berjalan selaras dengan bumi yang dirawat bersama.

Khusus di wilayah Bumi Lancang Kuning, aksi nyata PNM ini diwujudkan lewat kolaborasi taktis bersama sivitas akademika Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru. Agenda penanaman pohon di area kampus tersebut dihadiri langsung oleh jajaran dekanat multidisiplin ilmu Unilak, antara lain Dr. Amalia, S.P., M.M., Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Zainuri, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik dan Dr. Ir. Eno Suwarno, M.Si., Dekan Fakultas Kehutanan.

Hadir pula Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan Dr. Dodi Sukma R.A., S.Hut., M.Si., Ketua BEM Fakultas Pertanian M. Yunus Dalimunthe, serta Ketua BEM Fakultas Kehutanan Desman.

Pihak Universitas Lancang Kuning menyampaikan apresiasi tertingginya atas inisiasi hijau yang digagas oleh salah satu BUMN pembiayaan ini.

"Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-27 untuk PNM. Terima kasih atas kerja sama penanaman pohon di lingkungan kampus kami. Semoga ke depannya sinergi ini dapat terus berlanjut dan berkolaborasi, terutama dalam program-program lingkungan yang sejalan dengan agenda strategis nasional," pungkas perwakilan rektorat Unilak.***

Penulis: RND

Editor: Isman