PEKANBARU, AmiraRiau.com - Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2026 dan Buka Puasa Bersama di Kampung Tionghoa Melayu Jalan Karet atau Jalan Dr. Leimena, Pekanbaru, Selasa (3/3/2026) sore. Perayaan menampilkan berbagai kesenian Tionghoa, atraksi Barongsai dan Nusantara.
Perayaan Cap Go Meh ini menjadi penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 yang dihadiri langsung Pj Sekda Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Perwakilan Polresta Pekanbaru dan Dandim Pekanbaru serta sejumlah tokoh masyarakat.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dalam sambutannya mengatakan Cap Go Meh ini sekaligus momentum mempererat toleransi dan kebersamaan masyarakat lintas etnis dan agama di Pekanbaru.
Berbagai budaya yang ditampilkan mampu memberikan warna sekaligus menunjukkan Pekanbaru memiliki banyak suku dan ras.
Dengan berbagai keberagaman ini pemerintah kota Pekanbaru berkomitmen melestarikan kebudayaan dan menjadikan kawasan Jalan dr. Leimena atau Jalan Karet yang dikenal sebagai kawasan pecinan menjadi cagar budaya dengan terus semarak hiasan ribuan lampion.
"Kita Berkomitmen menjadikan Kampung Tionghoa yang berada di jalan Karet menjadi Kawasan cagar budaya," ujar Pj Sekda.
Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama 2026 Johan, sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan sejak akhir Februari hingga malam puncak Cap Go Meh. Pusat perayaan dipusatkan di kawasan Kampung Tionghoa Melayu di Jalan Karet atau Jalan Dr. Leimena, serta beberapa pusat perbelanjaan besar seperti Mal SKA Pekanbaru yang turut menghadirkan festival budaya.
Sebelum memasuki puncak Cap Go Meh, panitia telah menggelar acara Imlek Bersama pada 22 Februari 2026 di Hotel Furaya Pekanbaru.
Untuk itu pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, mulai dari Pemko Pekanbaru, Polresta dan Dandim Pekanbaru yang turut hadir dalam perayaan Cap Go Meh.
"Kegiatan ini berjalan sukses. Ini merupakan acara budaya yang dikemas dengan berbagai pertunjukan seni dan juga ditutup buka bersama," ungkapnya.
Perayaan Cap Go Meh tidak hanya dihadiri warga Tionghoa, namun berbagai lapisan masyarakat Pekanbaru. Warga sudah memenuhi jalan Karet sejak pukul 17.00 WIB untuk menikmati berbagai rangkaian acara hingga selesai.***