Dikatakan, kegiatan manasik ini merupakan yang perdana dilakukan oleh Sekolah Al Huda Pekanbaru.
Sekolah Al Huda Pekanbaru memiliki berbagai keistimewaan. Selain beasiswa melalui jalur prestasi dan olahraga, ada progam dengan sampah bisa sekolah.
Menurut dr, Hudiya Fachri, Koordinator Sekolah Al Huda yang terdiri dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan MTs, program dengan sampah bisa sekolah menerapkan bank sampah khusus plastik.
Pada jalur beasiswa untuk siswa berprestasi, kata dr. Hudiya, adalah dengan Hafiz Qur’an dan olahraga.
Selain itu, katanya, Al Huda juga menampung khusus anak-anak dari suku pedalaman yang ada di Riau dan itu sudah berlangsung sejak yayasan pendidikan ini berdiri pada tahun 90-an.
“Agama, pendidikan dan hal-hal lain adalah tanggungjawab sekolah. Saat ini, yang ada di Al Huda lebih kurang 50-an anak dari suku pedalaman. Semua biaya kita gratiskan,” kata dr. Hudiya.(cei)***