PEKANBARU, AmiraRiau.com- Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mencatatkan tren positif untuk periode 2–8 September 2026. Kenaikan harga terjadi di seluruh kelompok umur tanaman.
Kenaikan tertinggi tercatat pada kelompok umur 9 tahun, yakni terkatrol sebesar Rp6,11 per kilogram (0,16%) dibandingkan pekan sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, menyampaikan bahwa dengan penyesuaian tersebut, harga TBS mitra swadaya umur 9 tahun ditetapkan menjadi Rp3.884,84 per kilogram.
Defris mengungkapkan bahwa penguatan harga TBS pekan ini utamanya didorong oleh pergerakan harga inti sawit (kernel) yang melonjak di pasaran, meskipun harga CPO mengalami koreksi tipis.
Untuk PKS yang tidak melakukan penjualan, penetapan mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16. Adapun harga rata-rata CPO KPBN periode ini berada di angka Rp15.800/Kg dan harga kernel KPBN sebesar Rp13.505/Kg.
Umur Tanaman Harga TBS per Kg Umur Tanaman Harga TBS per Kg 3 Tahun Rp3.004,05 10–20 Tahun Rp3.843,30 4 Tahun Rp3.352,96 21 Tahun Rp3.777,51 5 Tahun Rp3.600,89 22 Tahun Rp3.702,04 6 Tahun Rp3.740,45 23 Tahun Rp3.616,23 7 Tahun Rp3.824,56 24 Tahun Rp3.551,29 8 Tahun Rp3.871,15 25 Tahun Rp3.497,95 9 Tahun Rp3.884,84 (Tertinggi) 26–30 Tahun Rp3.478,77 – Rp3.256,97
Penetapan harga TBS mitra swadaya ini secara resmi mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024, Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025, serta tabel rendemen harga baru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati bersama oleh tim penetapan harga.***
Editor: Isman
Sumber: MC Riau