Plt Gubri Bakal Kumpulkan Kades, Babinsa Hingga Bhabinkamtibmas se-Riau Bahas Karhutla

I

Isman

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Plt Gubri Bakal Kumpulkan Kades, Babinsa Hingga Bhabinkamtibmas se-Riau Bahas Karhutla
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto

PEKANBARU, AmiraRiau.com- Meski situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning saat ini berhasil dikendalikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tak ingin kecolongan.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, berencana untuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bencana Akbar dengan melibatkan seluruh Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa se-Provinsi Riau pada pertengahan September 2026 mendatang.

Langkah ini dirancang sebagai sarana evaluasi menyeluruh sekaligus penandatanganan deklarasi bersama pencegahan Karhutla dari tingkat pemerintahan paling bawah.

"Kita merencanakan rakor bersama seluruh desa di Riau pada pertengahan September mendatang. Ini bagian dari penguatan respons kita agar kondisi Karhutla yang saat ini sudah terkendali dapat dipertahankan secara konsisten," ujar SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Senin (31/8/2026).

SF Hariyanto menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak boleh hanya menjadi pemadam kebakaran saat api membesar. Peran kepala desa dinilai sangat krusial karena berada di garis depan yang berhadapan langsung dengan aktivitas pembukaan lahan masyarakat.

Sebelumnya, Pemprov Riau bersama jajaran Forkopimda dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah menandatangani maklumat penanggulangan Karhutla. Komitmen tersebut kini diperluas hingga ke akar rumput.

"Isi deklarasi bersama nantinya mencakup imbauan, larangan keras membakar lahan, hingga kejelasan sanksi hukum tegas bagi siapa saja yang melanggar. Dampak kerugian Karhutla jauh lebih besar daripada manfaatnya—sekolah terganggu, kasus ISPA melonjak, bahkan hubungan dengan negara tetangga ikut terdampak akibat asap," tegasnya.

Rakor skala besar tersebut rencananya turut menghadirkan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju sebagai narasumber utama untuk memantapkan koordinasi pusat dan daerah.***

Editor: Isman
Sumber: MC Riau