SUMBAR, AmiraRiau.com - Bencana Banjir dan Banjir Bandang yang melanda 3 provinsi di Sumatera, yaitu Sumatera Barat, Sumut dan Aceh sejak 21-28 November 2025, menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Tanah Air. Sebab, bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh, menimbulkan banyaknya korban jiwa.
Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops PB) Sumatera Barat, tercatat sebanyak 165 orang meninggal dunia dan 112 orang luka-luka serta 114 dinyatakan hilang. Demikian keterangan yang diunggah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar melalui akun terverifikasi pada Senin (1/12/2025).
Data tersebut juga mencatat per tanggal 30 November 2025 pukul 21.00 WIB. Tercatat penambahan jumlah pengungsi menjadi 121.139 jiwa dan jumlah terdampak 133.720 jiwa.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Era Sukma Munaf pernah menyampaikan, selama masa status Tanggap Darurat semua data yang ditampilkan di Satu Data Bencana Sumbar saat ini masih bersifat sementara dan bukan data final.
“Semua data ini dinamis, terus bergerak dan diperbaharui secara berkala di Satu Data Bencana, sebab personel gabungan masih berjibaku di lapangan mencari korban juga mendata,” ujarnya.
Untuk diketahui, hingga saat ini setidaknya 16 kabupaten dan kota di Sumbar dilanda bencana banjir, galodo atau banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang.
Dari 16 daerah terdampak itu, Kabupaten Agam paling banyak memakan korban, yakni dengan total 118 jiwa meninggal dunia dan 72 jiwa hilang. Disusul Padang Panjang 21 jiwa meninggal dunia, 3 luka-luka, dan 32 dinyatakan hilang.
Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data jumlah korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data terbaru menunjukkan 593 orang meninggal dunia dan 468 lainnya masih hilang.
Data itu diperbarui secara berkala melalui Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin) BNPB pada Senin (1/12/2025). Kepala Pusdatin BNPB, Abdul Muhari, memastikan data yang ditampilkan terus diperbarui secara real time.
Berikut Data Korban Bencana Sumatera per pukul 17.38 WIB, Senin (1/12/2025)
Korban Meninggal Dunia: 593 Orang
Korban Hilang : 468 orang
Korban Luka-luka : 2.600 orang
Warga Terdampak : 1,5 juta orang
Jumlah Pengungsi : 578 ribu orang
Rincian Per Provinsi:
1. Aceh
Sebanyak 156 orang Meninggal Dunia, Korban Hilang 181 dan Korban Luka 1.800 orang.
2. Sumatera Barat
Korban Meninggal Dunia sebanyak 165 orang, korban hilang 114 jiwa, dan 112 orang luka.
3. Sumatera Utara
Korban Meninggal Dunia 272 orang, 172 orang hilang, dan 613 terluka.
Data BNPB juga menyampaikan sebanyak 3.500 rumah rusak beras, 4.100 rumah rusak sedang, dan 20.500 rumah rusak ringan. Kemudian 271 jembatan rusak hingga 282 fasilitas pendidikan rusak.***