Jemaah Haji Kampar Tiba di Riau 7 Juni, Panitia Siapkan Penyambutan di Tiga Titik

I

Isman

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:55 WIB

Jemaah Haji Kampar Tiba di Riau 7 Juni, Panitia Siapkan Penyambutan di Tiga Titik
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Taufiq Efendi, S.Pd.I.

BANGKINANG, AmiraRiau.com – Kabar gembira bagi keluarga jamaah haji Kabupaten Kampar. Setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, Jamaah Haji (JH) Kampar yang tergabung dalam Kloter 05 Debarkasi Batam dijadwalkan mulai kembali ke Indonesia pada 6 Juni 2026 dan tiba di Provinsi Riau pada 7 Juni 2026.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Taufiq Efendi, S.Pd.I, Kamis (04/6/2026).

Menurut Taufiq, seluruh persiapan kepulangan jamaah telah dimatangkan guna memastikan proses pemulangan berlangsung aman, tertib dan lancar.

"Insya Allah Jamaah Haji Kampar Kloter 05 Debarkasi Batam akan mulai meninggalkan Arab Saudi pada tanggal 6 Juni 2026. Saat ini seluruh pihak terkait terus melakukan koordinasi agar proses kepulangan berjalan sukses hingga jamaah kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing," ujarnya.

Berdasarkan jadwal resmi, jamaah akan diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada 6 Juni 2026 pukul 07.55 Waktu Arab Saudi (WAS) menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines nomor penerbangan SV 5272.

Rombongan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada hari yang sama pukul 21.20 WIB. Setelah tiba di Batam, seluruh jamaah akan diinapkan selama satu malam di Asrama Haji Batam untuk menjalani proses debarkasi dan persiapan penerbangan lanjutan menuju Provinsi Riau.

Selanjutnya pada 7 Juni 2026, jamaah akan diterbangkan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dalam tiga gelombang penerbangan.

Gelombang pertama dijadwalkan berangkat pukul 07.50 WIB, gelombang kedua pukul 11.40 WIB, dan gelombang ketiga pukul 15.50 WIB.

Taufiq menjelaskan bahwa panitia penyelenggara telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, mulai dari rapat koordinasi hingga pengaturan teknis di lapangan. Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan jamaah, terutama mengingat sebagian besar jamaah merupakan lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus saat proses pemulangan.

"Panitia telah dibagi menjadi tiga titik utama, yaitu di Batam, Pekanbaru, dan Bangkinang. Masing-masing tim memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk memastikan jamaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak turun dari pesawat hingga kembali ke daerah asal," jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh keluarga jamaah untuk mengikuti informasi resmi yang disampaikan panitia serta menjaga ketertiban selama proses penjemputan berlangsung.

Kepulangan Kloter 05 ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh keluarga jamaah di Kabupaten Kampar. Setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Tanah Suci, para jamaah diharapkan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta membawa predikat haji yang mabrur.

Meski suasana kepulangan diselimuti rasa syukur dan kebahagiaan, proses pemulangan tahun ini juga menjadi momentum refleksi bagi masyarakat Kampar setelah sejumlah jamaah haji asal daerah tersebut wafat di Tanah Suci. Karena itu, penyambutan jamaah yang kembali ke tanah air diharapkan menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan atas perjuangan para tamu Allah dalam menunaikan rukun Islam kelima.

"Kita berharap seluruh rangkaian pemulangan Jamaah Haji Kampar berjalan lancar, aman dan sukses. Semoga seluruh jamaah tiba di kampung halaman dalam kondisi sehat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta," tutup Taufiq.***

Penulis: Ali Akbar

Editor: Isman