KABUN, AmiraRiau.com – Suasana khidmat menyelimuti area Surau Suluk Al-Muqorrobah, Desa Kabun, Sabtu (7/2/2026). Di sela persiapan para jemaah untuk melaksanakan ibadah Suluk 40 hari, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, hadir membawa "oleh-oleh" bagi kelestarian sungai dan ekonomi warga: 3.000 ekor bibit ikan.
Penaburan benih ini menjadi momen istimewa. Bukan sekadar bantuan simbolis, aksi ini adalah wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kearifan lokal Lubuk Larangan yang telah lama menjadi benteng pertahanan ekosistem sungai di Desa Kabun.
Sebanyak 1.000 ekor bibit ikan emas dan 2.000 ekor bibit ikan patin ditebar langsung oleh Bupati ke aliran sungai. Kegiatan ini terasa makin bermakna karena dilakukan bertepatan dengan momentum penyucian diri jemaah Surau Suluk menjelang Ramadhan 1447 H.

"Pemerintah daerah sangat mengapresiasi pelestarian Lubuk Larangan ini. Selain menjaga alam, ini adalah simbol kebersamaan masyarakat. Kami berharap bantuan bibit ini nantinya menjadi manfaat nyata bagi jemaah dan ekonomi produktif warga di sekitar surau," ujar Bupati Anton dengan penuh harap.
Bupati juga menitipkan pesan bagi para jemaah yang akan bersuluk agar tetap menjaga kesehatan dan kekhusyukan ibadah. Penaburan benih ini diharapkan menjadi "amal jariyah" yang hasilnya bisa dinikmati bersama saat panen raya tiba.
Tak berhenti di sungai, Bupati Anton juga menunjukkan komitmennya pada ketahanan pangan jangka pendek. Ia memantau langsung lahan BUMDes untuk diubah menjadi kebun pertanian produktif.
Ia mengarahkan agar lahan tersebut ditanami sayur-sayuran yang cepat panen. Tujuannya strategis: lahan ini harus mampu menjadi pemasok utama bagi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), minimal untuk mencukupi kebutuhan di Kecamatan Kabun.
Langkah ini mempertegas visi Bupati Anton dalam menyinergikan tradisi spiritual dengan kemandirian pangan desa, memastikan perut kenyang di samping hati yang tenang.***
Penulis: Kominfo/Yus