"Kalau saya bisa jadi Gubernur, itu bukti bahwa alumni UIN juga bisa dipercaya. Jangan ragu, jangan minder. Kita punya nilai dan karakter yang kuat," tegasnya, menyemangati para alumni untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Abdul Wahid juga mengungkapkan bahwa motivasinya berkuliah di UIN Suska bukan semata-mata untuk mencari pekerjaan, melainkan untuk memperluas wawasan dan membangun jaringan. Bahkan, hingga saat ini, ia mengaku belum pernah menggunakan ijazahnya untuk melamar pekerjaan.
"Saya kuliah di UIN, dan saya tidak pernah menyesal. UIN membentuk karakter saya menjadi seperti sekarang ini," ungkapnya.
Gubernur Wahid mengajak seluruh alumni UIN Suska untuk bersatu padu membangun Provinsi Riau, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi daerah. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Riau dapat mencapai 8% dengan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para alumni UIN Suska.
Rektor UIN Suska Riau, Khairunas Rajab dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangganya terhadap sosok Abdul Wahid, alumni UIN Suska yang kini memimpin Provinsi Riau. Ia menegaskan bahwa Abdul Wahid adalah bukti nyata bahwa lulusan IAIN/UIN, yang selama ini dikenal mencetak sarjana-sarjana di bidang keagamaan, juga mampu tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin hebat di berbagai bidang.
"IAIN/UIN memiliki banyak alumni hebat yang patut dibanggakan. Sudah saatnya kita bersinergi, membangun kekuatan bersama, dan menunjukkan bahwa IAIN/UIN adalah tempat lahirnya orang-orang luar biasa," pungkas Rektor, mengajak para alumni untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Sebagai penutup acara, para hadirin disuguhi video dokumenter yang menggambarkan perjalanan panjang UIN Suska dari masa ke masa. Video tersebut juga menampilkan cuplikan perjalanan karier Gubernur Abdul Wahid, yang menjadi inspirasi bagi para alumni untuk terus berkarya dan mengukir prestasi.***
Penulis: MCR, Editor: Alseptri Ady